Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis RSUD Ploso dan PERDAMI Jatim Kembalikan Cahaya Penglihatan 80 Pasien

Jombang,centralberitanews.com -Senyum haru dan penuh syukur terpancar dari wajah puluhan warga di RSUD Ploso, Kabupaten Jombang, saat harapan untuk kembali melihat dunia dengan jelas akhirnya menjadi kenyataan. Melalui kolaborasi kemanusiaan bersama PERDAMI Jawa Timur, RSUD Ploso sukses menggelar bakti sosial operasi katarak gratis yang menghadirkan cahaya baru bagi puluhan pasien, Sabtu (23/5/2026).

Kegiatan bakti sosial dalam rangka Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) tersebut sukses melayani 80 pasien, tidak hanya dari Kabupaten Jombang, namun juga dari sejumlah daerah di luar kota. Program kemanusiaan ini menjadi bukti nyata hadirnya pelayanan kesehatan yang berpihak kepada masyarakat, khususnya warga kurang mampu yang selama ini terkendala biaya operasi.

Sebelum pelaksanaan operasi, seluruh pasien terlebih dahulu menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan dan skrining medis sejak 9 Mei 2026. Tahapan tersebut dilakukan secara ketat demi memastikan kondisi pasien benar-benar layak menjalani tindakan operasi.

“Pemeriksaan awal sangat penting agar operasi berjalan aman dan hasilnya maksimal. Keselamatan pasien tetap menjadi prioritas utama,” ujar tim penyelenggara.

Baca juga :  Danpuslatdiksarmil Tutup Pendidikan Dasar Siswa Dikmaba TNI AL XLII/1Tahun 2022

Program sosial tersebut turut mendapat dukungan dari Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP) SCTV dan Indosiar sebagai donatur utama. Dukungan itu menjadi bagian dari upaya bersama dalam membuka akses layanan kesehatan mata bagi masyarakat yang membutuhkan.

Direktur RSUD Ploso, dr. Muhammad Vidya Buana, M.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan hanya sebatas pelayanan medis, tetapi juga bentuk kepedulian sosial untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Menurutnya, kehilangan penglihatan akibat katarak sering kali membuat penderitanya kesulitan beraktivitas dan kehilangan produktivitas. Karena itu, melalui operasi gratis ini, RSUD Ploso ingin hadir memberikan solusi nyata bagi masyarakat.

“Kami berharap setelah operasi ini para pasien dapat kembali beraktivitas secara normal, lebih mandiri, dan kembali memiliki semangat hidup yang lebih baik,” tutur dr. Vidya.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat PERDAMI, dr. H. Muhammad Sjarifudhin, Sp.M., M.MR., M.HKes., CMC., menegaskan bahwa katarak masih menjadi salah satu penyebab kebutaan terbesar yang sebenarnya dapat dicegah melalui penanganan medis yang tepat.

Baca juga :  Kadiv Humas Polri Beri Reward Umroh Kepada Anggota

Ia mengapresiasi sinergi antara tenaga medis, rumah sakit, dan lembaga sosial yang mampu menghadirkan layanan operasi bagi puluhan pasien dari berbagai daerah.

“Melayani 80 pasien dari Jombang hingga luar daerah tentu membutuhkan kerja sama dan persiapan yang matang. Alhamdulillah seluruh proses berjalan lancar dan sukses. Ini menjadi momentum yang sangat bermakna dalam peringatan Hari Bakti Dokter Indonesia,” ujarnya.

Tingginya biaya operasi katarak secara mandiri membuat program gratis tersebut mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Banyak pasien mengaku baru kali ini memiliki kesempatan menjalani operasi setelah bertahun-tahun mengalami gangguan penglihatan akibat keterbatasan ekonomi.

Kini, pasca-operasi, para pasien memasuki tahap pemulihan dengan pengawasan intensif dari tim medis RSUD Ploso. Kontrol dan pemantauan rutin akan terus dilakukan untuk memastikan kondisi mata pasien pulih secara optimal.

Bagi puluhan pasien tersebut, operasi katarak gratis bukan hanya tentang tindakan medis, tetapi juga tentang harapan baru untuk kembali melihat dunia dengan lebih terang dan menjalani hidup dengan lebih baik.

Advertisement

Pengaduan via WhatsApp?