Bukan Sekadar Bagi Ikan, GEMARIKAN Jombang Tanamkan Investasi Gizi Sejak Dini

JOMBANG,centralberitanews.com – Membangun generasi yang sehat dan berkualitas tidak cukup hanya melalui layanan kesehatan. Asupan pangan bergizi sejak usia dini menjadi fondasi penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul. Kesadaran inilah yang terus didorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang melalui Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN).

Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Jombang, gerakan tersebut digelar secara masif, Rabu (19/8/2026) pagi, dengan menyasar ratusan siswa sekolah dasar di Kecamatan Tembelang. Kegiatan berlangsung di dua titik, yakni SDN Mojokrapak 2 dan Balai Desa Kalikejambon yang diikuti siswa-siswi SDN Kalikejambon.

Mengusung tema “Ikan, Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”, GEMARIKAN dikemas bukan sekadar sebagai kegiatan pembagian bantuan ikan. Di balik kegiatan tersebut terdapat pesan yang lebih besar, yakni membangun kebiasaan makan bergizi sekaligus mengubah cara pandang anak-anak dan keluarga bahwa ikan merupakan sumber protein yang sehat, bergizi, mudah diperoleh dan dapat diolah menjadi beragam makanan menarik.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang sekaligus Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (FORIKAN) Kabupaten Jombang, Yuliati Nugrahani Warsubi, menekankan pentingnya mengenalkan konsumsi ikan sejak anak-anak.

Menurutnya, keterbatasan Jombang yang tidak memiliki wilayah laut bukan alasan untuk mengesampingkan konsumsi ikan. Sebaliknya, potensi perikanan air tawar yang dimiliki Jombang dapat menjadi kekuatan dalam menyediakan sumber pangan bergizi bagi masyarakat.

“Jombang memang tidak memiliki wilayah laut, tetapi kita kaya akan sungai dan potensi budidaya perikanan darat. Ikan lele, nila, gurami, hingga bandeng sangat mudah kita jumpai. Kandungan Omega-3 di dalamnya sangat vital untuk perkembangan otak, sedangkan protein tinggi penting untuk pertumbuhan otot dan tulang anak,” tutur Yuliati.

Baca juga :  Polresta Malang Kota Petakan 5 Potensi Kerawanan Jelang Nyepi –Lebaran 2026

Ia mendorong orang tua dan guru untuk lebih kreatif dalam menyajikan ikan kepada anak. Sebab, membangun kebiasaan makan ikan tidak harus dilakukan dengan menu yang monoton.

Ikan dapat dikreasikan menjadi berbagai makanan yang lebih dekat dengan selera anak, seperti nugget, dimsum, sempol ikan hingga ikan krispi. Dengan pendekatan tersebut, anak diharapkan tidak lagi memandang ikan sebagai makanan yang membosankan atau kurang menarik.

“Ikan itu enak dan bisa diolah jadi apa saja. Pesan Ibu untuk anak-anak, jangan bilang tidak suka sebelum mencicipi. Mari kita biasakan makan ikan minimal dua kali dalam seminggu. Ingat: Ikan Sehat, Anak Hebat, Jombang Kuat!” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Jombang, Drs. Bambang Sriyadi, M.Si., menjelaskan bahwa pelaksanaan GEMARIKAN tahun 2026 didukung melalui APBD Kabupaten Jombang.

Program tersebut diarahkan untuk mendukung peningkatan gizi masyarakat sekaligus memperkuat konsumsi ikan sebagai bagian dari pola pangan sehat. Pelaksanaannya mengacu pada Permen KKP Nomor 8 Tahun 2010 dan Kepmen KKP Nomor 6 Tahun 2025.

Dalam kegiatan tersebut, bantuan berupa ikan segar fillet disalurkan pada dua lokasi. Masing-masing titik, yakni Balai Desa Kalikejambon dan SDN Mojokrapak 2, mendapatkan 450 kilogram ikan segar fillet yang dibagikan kepada 150 siswa-siswi.

Baca juga :  Teken MoU dengan Kementerian LH, Kapolri Komitmen Jaga Kualitas Lingkungan Hidup Jadi Lebih Baik

“Di masing-masing titik lokasi kegiatan, baik di Balai Desa Kalikejambon maupun SDN Mojokrapak 2, kami menyalurkan bantuan masing-masing 450 kilogram ikan segar fillet yang dibagikan secara merata kepada 150 siswa-siswi,” jelas Bambang.

Namun, menurut Bambang, bantuan ikan tersebut bukanlah inti utama dari GEMARIKAN. Pembagian ikan hanyalah salah satu instrumen untuk menyampaikan edukasi mengenai pentingnya konsumsi ikan.

“Yang paling penting bukan hanya ikannya dibagikan, tetapi bagaimana anak-anak mengenal, menyukai dan akhirnya terbiasa makan ikan. Harapannya kebiasaan itu dibawa pulang ke keluarga dan menjadi bagian dari pola konsumsi sehari-hari,” ujarnya.

Pesan tersebut terlihat dalam rangkaian kegiatan yang dikemas secara interaktif. Para siswa diajak mengikuti Senam GEMARIKAN bersama Ketua FORIKAN Kabupaten Jombang dan jajaran undangan. Suasana semakin meriah dengan atribut bertema ikan yang dikenakan para peserta.

Setelah penyerahan bantuan secara simbolis, kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama menggunakan olahan ikan lele. Para siswa terlihat antusias menikmati hidangan yang telah disiapkan.

Momen tersebut menjadi gambaran bahwa edukasi gizi tidak harus dilakukan melalui pendekatan yang kaku. Ketika pesan disampaikan melalui aktivitas yang menyenangkan, anak-anak justru lebih mudah menerima dan memahami pentingnya makanan bergizi.

Baca juga :  Dankodiklatal Hadiri Silaturahmi Komandan Korps Marinir Dari Masa Ke Masa

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Jombang, di antaranya Ketua I Ning Ema Erfina Salmanudin, Ketua III Lilik Agus Purnomo yang juga Ketua DWP Kabupaten Jombang, Ketua IV sekaligus Ketua PERSAGI Nur Kamalia, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dra. Wor Windari, M.Si., Camat Tembelang A. Fachruddin, S.E., M.M., kepala desa, kepala sekolah, guru serta unsur terkait lainnya.

Lebih dari sekadar kampanye makan ikan, GEMARIKAN menjadi bagian dari upaya membangun pola pikir masyarakat mengenai pentingnya investasi gizi. Sebab, kualitas generasi masa depan turut ditentukan oleh apa yang dikonsumsi anak-anak sejak hari ini.

Pemkab Jombang berharap gerakan tersebut tidak berhenti ketika kegiatan selesai. Edukasi yang diberikan di sekolah diharapkan berlanjut di rumah melalui peran orang tua, sehingga konsumsi ikan benar-benar menjadi kebiasaan keluarga.

Dengan memanfaatkan potensi perikanan lokal, meningkatkan konsumsi pangan bergizi dan membangun kesadaran sejak dini, GEMARIKAN diharapkan mampu menjadi salah satu langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia Jombang.

Dari ikan di atas piring anak-anak hari ini, Pemkab Jombang ingin menanam investasi kesehatan, kecerdasan dan kualitas generasi untuk masa depan. Karena anak sehat bukan sekadar harapan, tetapi fondasi bagi Jombang yang semakin kuat dan berdaya saing.

Advertisement

Pengaduan via WhatsApp?