
TULUNGAGUNG Centralberitanews.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tunggulsari menjadi sorotan tajam setelah diduga menjadi sumber pencemaran lingkungan. Menanggapi keresahan warga terkait aroma tidak sedap yang menyengat, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tulungagung langsung bergerak melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi hari ini.
Pastikan Peninjauan Lapangan
Kepala Bidang Pengendalian dan Pencemaran Lingkungan DLH Tulungagung, Suroso, mengonfirmasi bahwa timnya terjun ke lapangan untuk mengecek langsung kondisi di SPPG Tunggulsari. Langkah ini diambil sebagai respons atas laporan warga yang terganggu oleh bau limbah yang diduga berasal dari operasional fasilitas tersebut.
”Hari ini kami akan tinjau lapang. Kita lihat dulu, kita kan belum tahu penyebabnya,” tegas Suroso saat dikonfirmasi mengenai jadwal sidak tersebut Rabu 6 Mei 2026.
Fokus Pemeriksaan: Sumber Bau dan Limbah
Sidak ini bertujuan untuk memverifikasi apakah sistem pembuangan limbah di SPPG Tunggulsari sudah sesuai standar atau terdapat kebocoran yang mencemari pemukiman warga. Pihak DLH akan melakukan evaluasi teknis sebelum mengeluarkan rekomendasi atau teguran.
Adapun poin-poin yang menjadi fokus perhatian dalam sidak ini antara lain:
Identifikasi Sumber Bau: Memastikan apakah bau berasal dari sistem drainase atau bak penampungan limbah.
Pemberian Arahan Teknis: Memberikan edukasi dan langkah perbaikan kepada pengelola SPPG agar segera mengatasi polusi udara tersebut.
Suroso menyatakan bahwa pihaknya masih berkoordinasi dengan pimpinan untuk menentukan langkah-langkah strategis jika nantinya ditemukan pelanggaran lingkungan yang nyata.
”Pastinya nanti akan kita beri arahan-arahan (setelah peninjauan),” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, warga sekitar masih menunggu hasil dari tinjauan lapangan tersebut dengan harapan lingkungan mereka kembali bersih dan bebas dari bau menyengat yang mengganggu aktivitas sehari-hari.


