Gegara Vidio Viral Beredar di Medsos, 11 Wanita Penjaga Warung Pangku Balongpanggang Diamankan Saat Razia

img 20230729 wa0052

img 20230729 wa0052

GRESIK – centralberitanews.com – Selain kota santri Gresik juga dijuluki kota pudak. Dan kota Gresik juga memiliki Slogan ‘Gresik Berhias Iman’ Namun sangat disayangkan dengan beredarnya sebuah Vidio seorang penjaga warung yang tidak senonoh dengan berjoget sambil duduk dengan mempertontonkan auratnya tanpa memakai celana dalam (CD) di depan pengunjung.

Warung pangkon dengan kedok warung kopi tersebut keberadaannya berdekatan dengan pondok pesantren dan tidak jauh dengan kantor desaKedungsumber, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik.
Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Gresik yang dipimpin Kasatpol PP melalui Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman dari Kesatuan Polisi Pamong Praja M. Hidayat, S.T beserta Jajaran Forkopimcam kecamatan Balongpanggang, langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penertiban dan Razia pada Jum’at ( 28/07/2023).

Dari beberapa warung pangku yang berkedok warung kopi di kawasan desa Kedungsumber timur dan dusun Kedungwatu, desa Kedungsumber, Kecamatan Balongpanggang terjaring sebanyak 11 orang pelayan warung dan juga ditemukan beberapa botol bekas minuman keras.
Disela- sela penertiban tersebut M. Hidayat, S.T menyampaikan pada saat saya menerima kiriman Vidio Tersebut sekitar pukul 15. 30 WIB dari Kasatpol PP, Suprapto , A.P. M.Si saat itu saya berada di Kecamatan Manyar terkait jalan Nasional itu. Kemudian saya bergerak bersama 5 regu langsung melakukan penertiban dan Razia ke warung tersebut.
Masih M. Hidayat juga memaparkan “pada razia dan penertiban hari ini kami menjaring sebanyak 11 orang dan ditemukan botol bekas minuman keras” Ungkapnya
Ia berharap masyarakat sekitar itu lebih peduli, Kalau melihat hal seperti itu jangan dibiarkan, di warung yang viral tadi dibelakangnya ada masyarakat juga kok.
“kalau masyarakat nya saja tidak peduli terus bagaimana ya minimal mulai dari Pak RT, Pak RW, Pak Kepala dusun (Kasun), pak Kepala Desa (Kades), Camat itu harus sinergi” harapnya

Advertisement

Sebelum mengakhiri M. Hidayat menambahkan “ini nanti kita lakukan pembinaan dulu kalau diulang lagi nanti kit bawa ke Selter atau kirim ke Kediri atau kita tipiring kalau dalam kurun waktu tiga bulan masih mengulangi lagi ya masuk. Itu merupakan shock terapi yang kita lakukan malam ini kita bawah ke kantor kita selesaikan dan kita proses, dan bosnya kita akan panggil juga karena kami (Sat- Pol PP ) hanyalah penegak perda” Tegasnya

Baca juga :  Sempat Ricuh, Kabid Humas Bersyukur Unras di Kantor Bupati Pati Berakhir Kondusif

 

By             : DIVA

Advertisement

Pengaduan via WhatsApp?