Genjot Perekaman KTP-el Pemula, Dispendukcapil Tulungagung Hadirkan Inovasi “PANDU RELA SEKOLAH”

TULUNGAGUNG –  Centralberitanews.com– Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Tulungagung terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan bagi seluruh lapisan masyarakat. Kali ini, fokus utama diarahkan kepada para remaja yang masuk dalam kategori Wajib KTP Pemula melalui program jemput bola inovatif bertajuk “PANDU RELA SEKOLAH” (Pelayanan Administrasi Kependudukan Rekam Pemula di Sekolah).

​Meskipun program ini merupakan agenda tahunan, Dispendukcapil berkomitmen untuk meningkatkan intensitas pelaksanaannya. Langkah ini diambil mengingat masih banyaknya siswa setingkat SMA/SMK/MA di Tulungagung yang belum melakukan perekaman data biometrik.

​Akselerasi Tertib Adminduk dan Dukungan PIP

​Aksi jemput bola ini secara resmi bergulir, salah satunya menyasar SMA Karangrejo pada Rabu (17/06/2026), yang kemudian akan dilanjutkan ke SMKN 1 Boyolangu serta sekolah-sekolah lain di seluruh wilayah Kabupaten Tulungagung.

​Selain menjadi agenda rutin dinas, percepatan ini juga merupakan tindak lanjut langsung dari surat Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri nomor 400.8.3.2/ 4897 / DUKCAPIL tertanggal 18 Mei 2026. Surat tersebut menegaskan pentingnya Pelaksanaan Percepatan Perekaman Biometrik bagi Peserta Didik guna:

Baca juga :  Polresta Sidoarjo Gelar Bakti Kesehatan dan Sosial di Kawasan Tlocor

​Mendukung tertib administrasi kependudukan (Adminduk) secara nasional.

​Mengoptimalkan penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) agar tepat sasaran.

​Solusi Unik Hadapi Kendala Lapangan: Boleh Bawa Baju Ganti

​Meski program ini memberikan kemudahan luar biasa bagi siswa karena tidak perlu mengantre di kantor dinas, Dispendukcapil sempat menemui kendala unik di lapangan. Banyak siswa, terutama siswi perempuan, yang enggan difoto di sekolah karena alasan estetika—seperti tidak mau memakai seragam sekolah dalam foto KTP seumur hidup mereka atau tidak sempat merias wajah.

​Menyikapi fenomena khas remaja tersebut, Dispendukcapil Tulungagung bergerak cepat dengan berkoordinasi bersama pihak sekolah. Solusi fleksibel pun diterapkan:

​Kebijakan Khusus Perekaman di Sekolah:

Siswa diperbolehkan membawa pakaian ganti non-seragam yang rapi dan sopan saat sesi foto. Selain itu, siswi perempuan juga diberikan kesempatan untuk merias wajah secara sederhana sebelum kamera membidik.

​Strategi persuasif ini terbukti efektif meningkatkan antusiasme para pelajar untuk mengikuti proses perekaman tanpa rasa canggung.

​Sasar Suksesnya Pilkades Serentak

​Melalui pelayanan jemput bola “PANDU RELA SEKOLAH” ini, Pemerintah Kabupaten Tulungagung berharap dapat mendongkrak cakupan perekaman wajib KTP secara signifikan dan berkesinambungan.

Baca juga :  Plt. Bupati Sidoarjo Turut Semarakkan Anniversary Putra Kelapa FC Ke-46

​Lebih dari sekadar pemenuhan hak identitas diri, percepatan adminduk ini juga menjadi langkah strategis dan krusial dalam menyukseskan gelaran pesta demokrasi lokal, yakni Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang dijadwalkan bakal berlangsung tahun depan. Dengan data kependudukan yang valid dan mutakhir, diharapkan hak pilih para pemuda sebagai pemilih pemula dapat terlindungi dengan baik.

Advertisement

Pengaduan via WhatsApp?