Gus Muhdlor Sampaikan Jalan Desa Tarik-Mliriprowo Bakal Ditutup Imbas Ada Proyek Betonisasi

screenshot 20230624 163234 whatsapp

 

screenshot 20230624 163234 whatsapp

Sidoarjo, Centralberitanews.com  – Pemkab Sidoarjo akan mulai pengerjaan betonisasi jalan Desa Tarik sampai Desa Mliriprowo tanggal 26 Juni atau Senin besok. Pembangunan jalan beton tersebut melewati empat desa di Kecamatan Tarik. Yakni Desa Tarik, Desa Singogalih, Desa Kedungbocok dan Desa Mliriprowo. Panjangnya mencapai 5,7 kilometer dengan lebar 5 meter. Selama pengerjaan akan dilakukan penutupan total bagi kendaraan roda empat atau lebih. Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor S.IP meminta masyarakat diempat desa tersebut tidak kaget.

Kemarin malam, Jumat, (22/6), Pemkab Sidoarjo mensosialisasikan pembangunan infrastruktur pembangunan jalan beton tersebut. Ratusan warga di empat desa itu diundang ke Balai Desa Singogalih. Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor hadir langsung memberitahukan kalau proyek betonisasi jalan desa Tarik sampai Mliriprowo dikerjakan Senin besok. Ia berharap warga dapat memahami dampak proyek tersebut. Aktivitas warga akan sedikit terhambat. Mungkin debu juga sedikit mengganggu. Namun semua itu demi kebermanfaatan orang banyak.

screenshot 20230624 163216 whatsapp

“Mohon dukungannya proyek betonisasi jalan Tarik sampai Mliriprowo yang dikerjakan Senin besok, tanpa dukungan penjengan semua, proyek ini tidak akan berjalan lancar,”ucapnya.

Advertisement

Bupati yang akrab dipanggil Gus Muhdlor itu menyampaikan pengerjaan betonisasi akan berlangsung selama enam bulan kedepan. Jika lancar selesai 31 Desember 2023. Untuk itu masyarakat diminta bersabar. Masyarakat harus mendukung agar proyek tersebut selesai tapat waktu.

Baca juga :  TNI AL Bangun Sarana Ibadah Hindu Papua Selatan, Komandan Kodaeral XI Resmikan Sanggar Penyawangan Dharma di Markas Kodaeral XI

“Membangun Sidoarjo tanpa ada dukungan masyarakat akan percuma, tanpa partisipasi masyarakat hasilnya juga percuma,”ujarnya.

Kepala Dinas PU Bina Marga dan SDA Sidoarjo Eko Dwi Saptono yang juga hadir mengatakan kendaraan roda empat dipastikan tidak dapat lewat saat pengerjaan berlangsung. Namun motor warga masih diperbolehkan. Pasalnya masih ada 1 meter disisi kanan kiri jalan yang dapat dilalui kendaraan roda dua. Nantinya juga terdapat pengerjaan saluran air dimasing-masing sisi jalan.

“Aktivitas kendaraan warga nantinya akan diatur fleksibel, namun kami mohon pengertian juga, jangan sampai beton kami belum kering sudah dilalui, nantinya penyelesaian pengerjaan betonisasi jalan ini akan semakin lama,”ucapnya. Git

Advertisement

Pengaduan via WhatsApp?