“Humanis dan Inovatif: dr. Pudji Umbaran Pimpin RSUD Jombang Menuju Pelayanan Kesehatan Berkelas”

JOMBANG,centralberitanews.com – RSUD Jombang kini menorehkan babak baru dalam perjalanan pelayanan kesehatan di Kabupaten Jombang. Di bawah kepemimpinan dr. Pudji Umbaran, M.KP, rumah sakit daerah milik Pemerintah Kabupaten Jombang ini menunjukkan komitmen kuat untuk terus berbenah, berinovasi, dan menghadirkan pelayanan kesehatan yang tidak hanya unggul secara medis, tetapi juga sarat dengan nilai kemanusiaan. Transformasi yang dilakukan bukan sekadar perubahan sistem, melainkan perubahan paradigma tentang bagaimana rumah sakit harus memperlakukan pasien sebagai manusia yang utuh — bukan sekadar objek pengobatan, tetapi subjek yang perlu dihargai, didengarkan, dan disapa dengan hati.

Melalui program “Humas RSUD Jombang Menyapa”, dr. Pudji Umbaran memperkenalkan strategi komunikasi publik yang berorientasi pada transparansi, keterbukaan, dan kedekatan dengan masyarakat. Program ini menjadi wadah bagi RSUD Jombang untuk memperkuat citra positif sekaligus menyampaikan berbagai pembaruan dan inovasi yang telah dilakukan. Dalam setiap kesempatan, dr. Pudji Umbaran tidak pernah bosan mengingatkan bahwa keberhasilan pelayanan kesehatan sejati tidak hanya diukur dari jumlah pasien yang sembuh, tetapi juga dari bagaimana pasien merasa diperlakukan selama menjalani perawatan, Rabu (5/11/2025)

Menurut dr. Pudji Umbaran, pelayanan kesehatan yang baik harus dimulai dengan sentuhan hati sebelum tindakan medis dilakukan. Konsep ini menjadi dasar filosofi pelayanan di RSUD Jombang. Ia menegaskan, kehangatan, empati, dan komunikasi yang tulus adalah obat pertama sebelum resep dan peralatan medis bekerja. Dengan pendekatan seperti ini, pasien merasa lebih tenang dan percaya terhadap proses pengobatan yang dijalani. “Kami ingin menanamkan semangat bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya soal teknologi dan keahlian, tetapi juga soal hati nurani. Karena ketika pasien merasa dihargai, setengah dari kesembuhan itu sudah tercapai,” ungkapnya dengan penuh keyakinan.

Pendekatan humanis tersebut terbukti membawa suasana baru di lingkungan RSUD Jombang. Para tenaga medis dan nonmedis didorong untuk menumbuhkan rasa empati dan keramahan dalam setiap interaksi. Mulai dari petugas keamanan, pendaftaran, perawat, hingga dokter spesialis, semuanya diarahkan untuk memperlakukan pasien layaknya keluarga sendiri. “Senyum, sapa, dan salam bukan sekadar slogan, tetapi menjadi budaya yang kami tanamkan di seluruh lini pelayanan,” ujar dr. Pudji. Ia juga menambahkan bahwa pasien yang merasa diperhatikan akan lebih cepat merespons pengobatan karena adanya dukungan emosional dari lingkungan sekitar.

Baca juga :  Keluhan Masyarakat Terkait Suara Musik Keras, Polisi Banjar Lakukan Mediasi

Selain memperkuat pendekatan emosional, RSUD Jombang juga melakukan modernisasi di berbagai bidang. Di bawah kepemimpinan dr. Pudji, rumah sakit ini gencar melakukan peningkatan sarana dan prasarana medis, termasuk pengadaan alat-alat kesehatan berteknologi tinggi, pembenahan ruang rawat yang lebih nyaman, serta penerapan sistem digitalisasi manajemen pelayanan. Transformasi digital ini meliputi sistem antrean online, pendaftaran pasien berbasis aplikasi, rekam medis elektronik, dan sistem informasi rumah sakit yang terintegrasi. Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pelayanan, mengurangi antrean, serta meningkatkan efisiensi dan akurasi data pasien.

Tidak hanya berhenti di situ, dr. Pudji Umbaran juga fokus pada pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, teknologi canggih tidak akan berarti tanpa tenaga kesehatan yang kompeten dan berintegritas. Karena itu, RSUD Jombang secara rutin mengadakan pelatihan peningkatan kompetensi, seminar ilmiah, dan workshop pelayanan prima bagi seluruh pegawainya. Tujuannya agar setiap tenaga medis tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan komunikasi yang baik terhadap pasien.

Dalam pandangan dr. Pudji, keberhasilan pelayanan rumah sakit bukan hanya ditentukan oleh hasil akhir pengobatan, tetapi juga oleh pengalaman menyeluruh yang dirasakan pasien. Ia menegaskan, RSUD Jombang ingin dikenal sebagai rumah sakit yang “memanusiakan manusia”. Hal ini tercermin dari tata ruang yang lebih ramah pasien, pelayanan gizi yang memperhatikan selera dan kondisi kesehatan, hingga fasilitas ibadah yang nyaman bagi pasien dan keluarga. Bahkan, RSUD Jombang juga menyediakan layanan konseling psikologis bagi pasien dengan penyakit kronis serta pendampingan spiritual bagi pasien yang menjalani masa perawatan panjang.

Baca juga :  Jelang HUT Humas Polri, Irjen Pol Sandi Berangkatkan Anggotanya Umroh

Untuk memperkuat pelayanan eksternal, RSUD Jombang juga mengembangkan layanan Home Care, yaitu layanan kunjungan tenaga medis ke rumah pasien. Program ini sangat membantu masyarakat, terutama lansia dan pasien dengan keterbatasan mobilitas, agar tetap mendapatkan perawatan tanpa harus datang ke rumah sakit. Selain itu, RSUD Jombang juga aktif dalam kegiatan sosial seperti bakti kesehatan, donor darah, dan edukasi kesehatan masyarakat melalui berbagai kanal informasi, baik daring maupun luring.

Advertisement

Keberhasilan transformasi RSUD Jombang tidak terlepas dari kepemimpinan dr. Pudji yang tegas namun humanis. Ia memimpin dengan prinsip keteladanan, terbuka terhadap kritik, dan selalu berupaya menciptakan suasana kerja yang harmonis. “Pelayanan yang baik berawal dari lingkungan kerja yang sehat. Jika pegawai merasa dihargai dan bahagia, maka mereka akan memberikan pelayanan terbaik kepada pasien,” ujarnya. Oleh karena itu, RSUD Jombang juga rutin mengadakan kegiatan internal seperti pelatihan motivasi, kegiatan keagamaan, gathering pegawai, dan pemberian penghargaan bagi tenaga medis berprestasi.

Kepemimpinan dr. Pudji juga dikenal visioner. Ia ingin menjadikan RSUD Jombang tidak hanya sebagai rumah sakit rujukan di tingkat kabupaten, tetapi juga sebagai pusat layanan kesehatan unggulan di wilayah Jawa Timur bagian barat. Visi besar ini diwujudkan melalui peningkatan kerja sama dengan berbagai institusi, seperti perguruan tinggi kedokteran, lembaga penelitian kesehatan, dan organisasi profesi medis. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat riset kesehatan, meningkatkan kapasitas SDM, serta memperluas akses pelayanan masyarakat.

Baca juga :  Tinjau Kalikangkung, Kapolri Pastikan Pelayanan hingga Rekayasa Lalin Optimal Hadapi Mudik

Dalam waktu yang tidak lama, RSUD Jombang mulai menunjukkan hasil nyata dari berbagai upaya tersebut. Tingkat kepuasan pasien meningkat signifikan, dan rumah sakit ini semakin dipercaya sebagai tempat rujukan bagi warga dari berbagai daerah sekitar Jombang. Banyak pasien dan keluarga yang mengaku merasa lebih nyaman, tenang, dan dihargai selama menjalani perawatan di RSUD Jombang. “Petugasnya ramah, pelayanannya cepat, dan fasilitasnya bersih. Rasanya seperti dirawat oleh keluarga sendiri,” ujar salah satu keluarga pasien yang ditemui di ruang tunggu.

Transformasi yang dilakukan RSUD Jombang bukan sekadar perubahan fisik dan sistem, tetapi juga perubahan mentalitas pelayanan. dr. Pudji Umbaran percaya bahwa kekuatan terbesar rumah sakit adalah ketulusan dalam melayani. Oleh karena itu, ia terus menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap kebijakan dan program. Dengan semangat “melayani dengan hati”, RSUD Jombang kini tumbuh menjadi rumah sakit yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyembuhan, tetapi juga sebagai rumah bagi harapan dan semangat hidup masyarakat Jombang.

“Harapan kami sederhana,” pungkas dr. Pudji. “Kami ingin RSUD Jombang menjadi tempat di mana setiap orang yang datang tidak hanya mendapat pengobatan, tetapi juga mendapatkan ketenangan, rasa aman, dan keyakinan bahwa mereka sedang dirawat dengan sepenuh hati. Karena bagi kami, pelayanan yang humanis adalah inti dari profesi kesehatan.”

Melalui kepemimpinan yang kuat, inovasi yang berkelanjutan, dan semangat kemanusiaan yang menyala, RSUD Jombang kini menegaskan dirinya sebagai simbol kemajuan pelayanan publik di bidang kesehatan. Rumah sakit ini bukan hanya berdiri sebagai institusi medis, tetapi juga sebagai wujud nyata kepedulian pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat Jombang yang sehat, sejahtera, dan bahagia.

Advertisement

Pengaduan via WhatsApp?