Koarmada II Kerahkan KRI Karel Satsuitubun-356 Ikuti Latma ASEX-01 di Natuna

screenshot 20230924 120900 whatsapp

screenshot 20230924 120850 whatsapp

 

TNI AL. Koarmada II. 24 September 2023, Centralberitanews.com – Salah satu kapal perang dari jajaran Koarmada II KRI Karel Satsuitubun-356 mengikuti Latihan Bersama (Latma) Asean Solidarity Exercise (ASEX) ke-1 Tahun 2023 yang digelar TNI AL dengan 10 negara anggota ASEAN, yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Laos, Kamboja, Vietnam, Thailand, Myanmar, Filipina, di Perairan Laut Natuna Utara. Sabtu (23/9).

Latma Asex 01-Natuna merupakan latihan untuk pertama kalinya yang digelar di Indonesia, lahir dari gagasan Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono saat memimpin sidang ACDFM Ke-20 di Bali. Latihan Bersama non militer tersebut menggabungkan latihan patroli gabungan maritim, evakuasi medis, latihan pencarian dan penyelamatan (SAR).

Advertisement

Selain KRI Karel Satsuitubun-356, dalam rangkaian latihan juga terlibat kapal-kapal diantaranya KRI John Lie-358, KRI Silas Papare-386, KRI Sutedi Senoputra-378, KN Purworejo (Indonesia), RSS Vigour (Singapura), KD Terengganu (Malaysia), dan KDB Darulehsan (Brunei Darussalam).

Adapun kegiatan yang dilaksanakan meliputi Maneuvering Exercise (MANNEX), Photo Exercise (PHOTOEX), Tracking Exercise (TRACKEX), Critical Contact of Interest (CCOI) Tracking, DLQ, MIO/Compliance VBSS, RASEX, TRACKEX/Survivors tracking, SAR Exercise (SAREX), hingga Medical Evacuation.

Baca juga :  Polres Garut Kembali Salurkan Bantuan Air Bersih

Sementara itu di tempat yang berbeda, Pangkoarmada II Laksda TNI Yayan Sofiyan, S.T., M.Si., CHRMP., M.Tr.Opsla., menyampaikan bahwa keikutsertaan KRI KST-356 dalam Latma Asex-01 merupakan bukti kepercayaan Pemimpin TNI AL kepada Koarmada II, khususnya KRI KST-356 untuk turut berpartisipasi dan berharap yang diperoleh selama melaksanakan latihan, dapat menambah wawasan, pengalaman, dan meningkatkan profesionalisme, serta dapat dijadikan bekal guna menghadapi tugas-tugas lain di masa yang akan datang.

Advertisement

Pengaduan via WhatsApp?