Kolaborasi Strategis TNI AL – Bank Indonesia, Koarmada II Kerahkan KRI Makassar-590 dalam Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026

TNI AL. Koarmada II. 23 April 2026, centralberitanees.com – Sinergi antara TNI Angkatan Laut dan Bank Indonesia kembali diwujudkan melalui pelepasan KRI Makassar-590 dalam rangka Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Tahun 2026 yang dilaksanakan di Dermaga Madura Koarmada II, Ujung Surabaya, Kamis (23/04). Pelepasan KRI Makassar-590 dilakukan oleh Waasops Kasal Laksma TNI Mochamad Riza, Kaskoarmada II Laksma TNI Agam Endrasmoro, Sekdaprov Jatim Adhy Karyono, Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI, M. Anwar Bashori, dan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jatim Ibrahim.

Sebelum pelaksanaan pelepasan, telah dilaksanakan rangkaian acara seremonial di Lounge Majapahit Koarmada II yang dihadiri oleh Forkopimda Jawa Timur, pimpinan satuan kerja Bank Indonesia, pimpinan perbankan, serta mitra strategis lainnya. Usai kegiatan tersebut, di Dermaga Madura juga ditampilkan demonstrasi penanggulangan aksi penyanderaan oleh prajurit Kopaska Koarmada II yang menunjukkan profesionalisme serta kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi ancaman di laut.

Ekspedisi ini bertujuan untuk mendistribusikan uang rupiah ke wilayah 3T (Terdepan, Terluar dan Terpencil) di Provinsi Jawa Timur. Dalam pelayaran yang berlangsung dari tanggaL 23 hingga 29 April 2026 tersebut, KRI Makassar-590 dari Satuan Kapal Amfibi Koarmada II akan membawa uang rupiah ke Pulau Bawean, Pulau Masalembo, Pulau Sekala, Pulau Sapeken, dan Pulau Kangean yang masuk dalam kategori Pulau 3T. Dalam program ERB 2026, akan dilaksanakan 19 kegiatan ekspedisi dengan target jangkauan 19 pulau 3T di seluruh penjuru Nusantara.

Advertisement

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Waasops Kasal menyampaikan bahwa kolaborasi strategis ini adalah bukti nyata sinergitas antar Lembaga yang memiliki tujuan mulia, yakni menjaga kedaulatan negara dan mendukung Pembangunan nasional. Bagi TNI AL, Rupiah bukan sekadar alat transaksi ekonomi melainkan simbol identitas bangsa dan manifestasi kedaulatan negara.

Baca juga :  Semangat “Integrity In Professionalism”, Prajurit Satkor Koarmada II Tempa Ketangguhan Lewat Binsat

Sementara itu Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ricky P. Gozali yang hadir secara daring, menyampaikan bahwa sinergi antara BI dengan TNI AL terus diperkuat. Dari sisi Hankam, TNI AL adalah garda terdepan untuk menjaga keutuhan dan kedautan laut NKRI. Sedangkan dari sisi Ekonomi, BI berperan menajga kedaulatan Rupiah sebagai simbol negara yang wajib dijaga, dihormati, dirawat dan dibanggakan oleh seluruh masyarakat Indonesia.

(Pen/2)

Advertisement

Pengaduan via WhatsApp?