Komisi B DPRD Jombang Dorong Perumda Aneka Usaha Seger Naik Kelas, Kinerja Didorong Lebih Kontributif terhadap PAD

JOMBANG, centralberitanews.com – Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jombang menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama jajaran direksi Perumda Aneka Usaha Seger, Senin (6/10). Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat DPRD Jombang itu menjadi ajang penting bagi legislatif untuk mengevaluasi kinerja salah satu badan usaha milik daerah (BUMD) yang bergerak di sektor pelayanan kesehatan tersebut.

RDP dipimpin langsung oleh Ketua Komisi B DPRD Jombang, Anas Burhani, dan dihadiri oleh sejumlah anggota dewan serta Direktur Perumda Aneka Usaha Seger, Muhammad Nasir, beserta tim manajemen. Dalam pertemuan itu, Komisi B menyoroti sejumlah hal strategis terkait capaian kinerja, kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), hingga rencana pengembangan usaha di masa mendatang.

Menurut Anas Burhani, evaluasi rutin seperti ini sangat penting dilakukan agar Perumda benar-benar mampu menunjukkan perannya sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Ia menyebut, Komisi B ingin memastikan bahwa setiap unit usaha yang dimiliki pemerintah daerah dapat dikelola secara profesional dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kami ingin mengetahui sejauh mana kinerja Perumda Aneka Usaha Seger dalam setahun terakhir, apa saja yang sudah dicapai, dan bagaimana hasilnya. Kalau untung berapa, kalau rugi berapa. Berdasarkan laporan yang disampaikan, pada tahun 2024 ini laba yang dihasilkan mencapai sekitar Rp348 juta,” jelas Anas.

Baca juga :  Usai Salat Jumat, Dansatgas SAR Brimob Makan Bersama Warga Terdampak Gempa di Reo

Meski angka tersebut menunjukkan perkembangan positif, Anas menegaskan masih banyak ruang untuk peningkatan. Menurutnya, BUMD tidak boleh hanya berjalan di tempat, tetapi harus mampu berinovasi agar bisa menjadi sumber pendapatan daerah yang signifikan.

Pendapatan asli daerah Jombang masih perlu diperkuat. Maka dari itu, kami mendorong agar Perumda bisa lebih progresif dan adaptif terhadap kebutuhan pasar,” tambahnya.

Salah satu usulan penting yang mengemuka dalam RDP tersebut adalah kajian perubahan status hukum Perumda Aneka Usaha Seger menjadi perseroan daerah (Perseroda). Gagasan ini muncul karena status sebagai Perumda dinilai masih membatasi ruang gerak perusahaan untuk mengembangkan bisnis dan menggandeng mitra strategis.

Kalau tetap Perumda itu terbatas. Kalau menjadi Perseroda, ruang lingkup usaha bisa lebih luas karena dapat menggandeng pihak ketiga. Namun tentu harus ada kajian komprehensif dan rencana bisnis yang jelas. Jangan sampai sudah berubah status tapi kinerjanya tetap sama,” tegas Anas Burhani.

Ia juga menargetkan agar Perumda dapat meningkatkan kontribusi laba secara signifikan setiap tahunnya, seiring dengan bertambahnya unit usaha dan inovasi layanan. “Kami ingin Perumda ini tidak hanya hadir di atas kertas, tapi betul-betul menjadi mesin penggerak ekonomi lokal,” tandasnya.

Advertisement

Sementara itu, Direktur Perumda Aneka Usaha Seger, Muhammad Nasir, menyambut baik evaluasi dan masukan yang disampaikan oleh DPRD. Ia menilai dukungan legislatif sangat penting dalam mendorong transformasi perusahaan daerah agar lebih adaptif dan berdaya saing tinggi.

Baca juga :  Kunker Bupati Gresik ke Kabupaten Sidoarjo untuk Sharing Mengelola Sampah

Kami menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan Komisi B. Kalau statusnya nanti berubah menjadi Perseroda, kami bisa lebih leluasa mengembangkan bisnis dan menggandeng pihak ketiga. Tanpa itu, peningkatan PAD memang agak sulit,” ungkap Nasir.

Ia menjelaskan bahwa selama ini sebagian besar masyarakat mengenal Perumda Aneka Usaha Seger sebatas sebagai penyedia layanan kesehatan. Namun ke depan, pihaknya berencana memperluas jangkauan usaha agar dapat hadir di setiap kecamatan di Kabupaten Jombang.

Kami ingin setiap kecamatan memiliki layanan kesehatan dan apotek yang dikelola secara profesional. Selain memberikan kemudahan bagi masyarakat, hal ini juga akan meningkatkan pendapatan perusahaan,” ujarnya.

Nasir menambahkan bahwa saat ini unit usaha apotek dan layanan kesehatan yang dikelola Perumda menunjukkan tren positif, dengan pertumbuhan laba rata-rata mencapai 25 persen per tahun. Ia optimistis, pada tahun 2025 nanti, kontribusi terhadap PAD Jombang dapat meningkat hingga 40 persen, atau sekitar Rp280 juta.

Dalam lima tahun ke depan kami sudah menyiapkan rencana pengembangan usaha baru agar perusahaan bisa tumbuh lebih utuh dan berkelanjutan. Dengan tambahan unit usaha dan kerja sama strategis, kami yakin kontribusi terhadap PAD Jombang akan terus meningkat,” pungkasnya.

Baca juga :  Danrem Pimpin Upacara 17-an, Tekankan Disiplin dan Soliditas Prajurit

RDP tersebut ditutup dengan kesepakatan antara Komisi B DPRD dan manajemen Perumda untuk menindaklanjuti hasil evaluasi dengan penyusunan rencana aksi konkret. Langkah ini diharapkan menjadi titik awal bagi Perumda Aneka Usaha Seger untuk naik kelas, memperluas jaringan usaha, dan memperkuat kontribusi terhadap pembangunan ekonomi daerah.

 

Advertisement

Pengaduan via WhatsApp?