
TNI AL. Koarmada II. 20 Juli 2026, centralberitanews.com – Dalam pelaksanaan Operasi Yudha Samudera 2026, KRI Hiu-634 di bawah kendali operasi Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Koarmada II melaksanakan operasi Search and Rescue (SAR) terhadap korban tenggelamnya Kapal Layar Motor (KLM) Nurul Salsa di perairan Laut Flores, Sabtu (18/7). Pengerahan unsur KRI tersebut merupakan bentuk respons cepat TNI Angkatan Laut dalam mendukung operasi kemanusiaan guna membantu pencarian, pertolongan, dan evakuasi korban.

KLM Nurul Salsa diketahui mengalami kerusakan total pada mesin utama saat berlayar dari Pelabuhan Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar. Kondisi kapal semakin kritis setelah pompa penguras air mengalami kerusakan sehingga air terus masuk ke dalam badan kapal hingga akhirnya tenggelam. Menindaklanjuti kejadian tersebut, KRI Hiu-634 segera dikerahkan untuk memperkuat operasi pencarian dengan berkoordinasi bersama Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) serta unsur SAR gabungan lainnya.
Selama pelaksanaan operasi, seluruh prajurit KRI Hiu-634 melaksanakan penyisiran pada sektor pencarian yang telah ditentukan dengan tetap mengedepankan keselamatan personel dan material. Bersama Basarnas, 5 penumpang sudah ditemukan dari total 21 penumpang. Meski dihadapkan pada kondisi gelombang yang cukup tinggi dan angin kencang, sampai saat ini prajurit KRI HIU-634 masih tetap melaksanakan pencarian secara optimal sebagai bentuk dedikasi dalam menjalankan misi kemanusiaan.
Keterlibatan KRI Hiu-634 dalam operasi SAR ini merupakan implementasi arahan Pangkoarmada II Laksda TNI I G. P. Alit Jaya, S.H., M.Si., untuk selalu menghadirkan TNI Angkatan Laut secara cepat dan profesional dalam setiap tugas operasi maupun misi kemanusiaan. Sinergi bersama Basarnas dan unsur terkait diharapkan mampu mengoptimalkan upaya pencarian sekaligus memberikan rasa aman dan perlindungan kepada masyarakat di wilayah perairan Indonesia.
(Pen/2)
