pemerintah tutup mata atas jalan hancur

Jabar Rancaekek bandung,*Centralberita,Com*,mengacu pada keluhan masyarakat yang menilai pemerintah daerah tidak serius atau tidak peduli dalam memperbaiki infrastruktur jalan yang rusak parah, sehingga menimbulkan keresahan dan tindakan protes dari warga,

seperti di jalan penyambung antara desa jelegong dan desa cintamulya .sedangkan jalan yg ruksak parah ada di wilayah desa jelegong kcm Rancaekek kab bandung .

Keluhan ini muncul di berbagai warga pengguna jalan di mana warga merasa infrastruktur jalan yang rusak dibbiarkan saja telah mengabaikan kepentingan mereka selama bertahun-tahun.

“Pemerintah Tutup Mata” dalam Kasus Jalan Rusak
Kelalaian Pemerintah:
Frasa ini digunakan untuk menggambarkan situasi ketika pemerintah, baik pemerintah daerah maupun wakil rakyat, dianggap tidak mengambil tindakan atau tidak menunjukkan perhatian terhadap perbaikan jalan yang rusak parah.
Dampak Bagi Masyarakat:
Jalan yang hancur sering kali membahayakan keselamatan warga, menyebabkan kecelakaan, dan mengganggu aktivitas sehari-hari, seperti pergi ke pasar atau tempat kerja .

Tindakan Protes Warga Karena ketidakpedulian pemerintah, warga sering kali melakukan aksi protes untuk menarik perhatian, antara lain: menghambat lalu lintas dan menyuarakan tuntutan perbaikan.
Perbaikan Swadaya: Masyaraka merasa tidak ada lagi harapan dari pemerintah.

Advertisement

sebagai bentuk kekecewaan dan protes terhadap kondisi jalan yang memprihatinkan.
Warga yg menggunakan jalan tersebut

Baca juga :  FKG Universitas Hang Tuah sukses Gelar Symposium Dentisphere 6th di Surabaya, Hadirkan 22 pembicara dari 7 negara.

kerusakan parah yang telah dibiarkan selama bertahun-tahun dan sudah memakan banyak korban jatuh.
Warga karena pemerintah daerah dianggap “tutup mata” terhadap kondisi jalan yang rusak.

Warga mengeluh karena jalan rusak parah dan menilai pemerintah serta wakil rakyat tampak tidak ambil peduli.

(ALK)

Advertisement

Pengaduan via WhatsApp?