
JOMBANG,centralberitanews.com – Pemerintah Kabupaten Jombang menunjukkan komitmennya dalam menjaga kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok melalui gelaran Bazar Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan di 15 titik wilayah kecamatan. Kegiatan ini merupakan hasil sinergi Pemkab Jombang bersama Polres Jombang dan Bulog Cabang Mojokerto, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bupati Jombang menyampaikan, pemerintah daerah terus berupaya hadir di tengah masyarakat dengan program-program yang langsung menyentuh kebutuhan dasar warga. “Melalui bazar pangan murah ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, tanpa mengurangi kualitas. Ini adalah bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan rakyat,” ujarnya.
Dalam kegiatan yang berlangsung mulai 11 hingga 17 Agustus 2025 ini, disediakan sejumlah komoditas penting, di antaranya:
Beras SPHP 5 kilogram seharga Rp57.000
Minyak goreng Minyakita Rp15.000 per liter
Gula pasir Rp16.000 per kilogram
Telur ayam Rp25.500 per kilogram
Selisih harga yang cukup signifikan dibandingkan harga pasaran diharapkan dapat membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga, khususnya di tengah kondisi harga pangan yang cenderung naik.
Bazar pangan murah ini digelar di berbagai pusat aktivitas masyarakat, mulai dari balai desa, halaman kantor kecamatan, hingga pusat keramaian pasar tradisional. Setiap harinya, kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB hingga stok habis, dengan pembatasan pembelian untuk pemerataan, serta syarat menunjukkan KTP asli.
Pemkab Jombang memastikan, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penjualan bahan pokok murah, tetapi juga menjadi langkah strategis menekan laju inflasi daerah dan menjaga daya beli masyarakat. Selain itu, program ini menjadi bukti nyata sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, kepolisian, dan Bulog.
“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik, dan bersama-sama kita menjaga stabilitas harga di pasar,” pungkas Bupati.
Dengan adanya program ini, Pemkab Jombang berharap tercipta pemerataan akses pangan murah di seluruh wilayah, serta terjalin hubungan yang semakin erat antara pemerintah dan warganya dalam membangun kemandirian pangan daerah.


