
Jombang,centralberitanews.com-Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif. Komitmen ini diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang digelar di KSU Perdula Ngoro, Desa Sidowarek, Kecamatan Ngoro, pada Selasa, 5 Agustus 2025.
Sebanyak 175 pekerja KSU Perdula Ngoro mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Mereka mengikuti rangkaian acara yang dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya penerapan prinsip-prinsip keselamatan dan kesehatan kerja dalam dunia industri. Kegiatan ini juga menjadi ajang sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan para pekerja dalam menciptakan sistem kerja yang berkualitas dan berkelanjutan.
Sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Jombang hadir dalam kegiatan ini, antara lain Staf Ahli Bupati Bidang Kesejahteraan Rakyat, Hukum dan Politik Drs. Moch. Saleh, M.Si., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekdakab Jombang Syaiful Anwar, S.T., M.E., Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Purwanto, M.KP., Kepala Dinas Tenaga Kerja Isawan Nanang Risdiyanto, S.Hut., M.Si., Kepala Dinas Kesehatan dr. Hexawan Tjahja Widada, M.KP., Owner KSU Perdula Ngoro Drs. Fatchurohman, Direktur KSU Perdula Ngoro Mochamad Luthfi, S.E., serta perwakilan dari PT HM Sampoerna, Yongki Andriawan Santoso.
Dalam sambutannya, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Syaiful Anwar menyampaikan pentingnya pemahaman mendalam terhadap standar keselamatan dan kesehatan kerja. Ia berharap para pekerja maupun manajemen perusahaan benar-benar menerapkan prinsip-prinsip K3 dalam kegiatan operasional sehari-hari, karena hal tersebut sangat berpengaruh terhadap keselamatan kerja dan kelangsungan usaha.
Tidak hanya fokus pada keselamatan kerja, kegiatan ini juga memperluas wawasan pekerja mengenai isu-isu kesehatan seperti pencegahan stunting, HIV/AIDS, TBC, dan malaria. Hal ini menjadi sangat penting, terutama bagi pekerja perempuan yang memiliki potensi risiko lebih besar dalam konteks kesehatan kerja.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Purwanto, M.KP. menyampaikan apresiasi dari Bupati dan Wakil Bupati Jombang kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya MPS Ngoro dan KSU Perdula Ngoro, atas kontribusinya dalam menciptakan lapangan kerja serta membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan industri.
Menurutnya, keberadaan MPS dan KSU Perdula Ngoro tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada para pekerja, tetapi juga memiliki dampak ekonomi positif bagi masyarakat di wilayah sekitar. Ia menegaskan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mendampingi dunia usaha dan para pekerja, termasuk melalui layanan pemeriksaan kesehatan gratis di lokasi kegiatan.
Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang turut mendukung acara ini dengan menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, serta konsultasi kesehatan umum bagi seluruh peserta bimtek.
Kegiatan Bimtek Keselamatan dan Kesehatan Kerja ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran pekerja akan pentingnya perlindungan diri di tempat kerja, sekaligus mendukung terciptanya hubungan industrial yang harmonis, iklim usaha yang sehat, dan produktivitas kerja yang berkelanjutan di Kabupaten Jombang. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus hadir dalam upaya melindungi dan memberdayakan tenaga kerja sebagai aset utama dalam pembangunan daerah.
