Pentingnya Screening Jantung Deteksi Dini dan Pencegahan Penyakit Jantung

Magetan, Centralberitanews.com — Penyakit jantung adalah salah satu penyebab utama kematian di dunia, termasuk di Indonesia. Sementara ini kasus penyakit jantung di Kabupaten Magetan adalah tergolong tinggi.

Hal ini diungkapkan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah RSUD dr Sayidiman Magetan, dr. Much. Muzakky, yang menyebutkan bahwa setiap harinya pihaknya melayani puluhan pasien dengan berbagai keluhan jantung.

Screening jantung rutin sangatlah krusial untuk menjaga kesehatan jantung Anda. Prosedur ini dapat membantu Anda mengetahui risiko dan mencegah penyakit jantung.

“Setiap hari itu kurang lebih ada 80 sampai 100 pasien yang kita layani. Mayoritas memang tiga kondisi, yaitu gagal jantung, penyakit jantung koroner, dan aritmia atau gangguan irama jantung,” ujar dr. Muzakky, pada Rabu (22/04/2026).

Menurutnya, ketiga penyakit tersebut paling sering ditemukan, terutama pada pasien dengan faktor risiko yang tidak terkontrol seperti hipertensi, diabetes, kebiasaan merokok, hingga riwayat keluarga. Selain itu, gaya hidup sedentari atau minim aktivitas fisik juga menjadi penyumbang besar meningkatnya kasus penyakit jantung.

Baca juga :  Puslitbang Polri Teliti Kejahatan Digital di Sidoarjo

“Akumulasi faktor risiko itu dalam beberapa tahun ke depan hampir pasti akan mengarah ke penyakit jantung, baik koroner, gagal jantung, atau lainnya,” ujarnya.

Mayoritas kasus penyakit jantung koroner disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat, seperti kebiasaan merokok, kurang aktivitas fisik, dan pola makan yang buruk, yang kebanyakan dimulai sejak remaja atau dewasa muda. Oleh karena itu, screening jantung secara berkala guna mendeteksi dini dan mencegah komplikasi lebih lanjut sangat disarankan.

“Selain itu olahraga tidak perlu berat, cukup jalan kaki atau jogging ringan secara rutin. Kemudian perbanyak konsumsi sayur dan buah, serta hindari makanan tinggi lemak dan kolesterol,” katanya.

Advertisement

Lebih lanjut, dr. Muzakky mengingatkan masyarakat untuk tidak mengabaikan gejala awal penyakit jantung, terutama nyeri dada. Ia menyebut, ada beberapa ciri nyeri dada yang patut diwaspadai sebagai tanda serangan jantung, seperti nyeri hebat yang berlangsung lebih dari 20 menit, menjalar ke leher atau lengan kiri, serta semakin memberat seiring waktu.

“Kalau sudah muncul gejala seperti itu, jangan ditunda. Segera periksa ke fasilitas kesehatan, karena bisa berujung fatal jika terlambat ditangani,” tegasnya.

Baca juga :  Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Pimpin Patroli Skala Besar Ciptakan Rasa Aman di Malam Hari

Ia juga menyoroti perubahan gaya hidup di era modern yang turut meningkatkan risiko penyakit jantung, bahkan pada usia muda. “Sekarang usia muda pun sudah banyak yang terkena. Tadi bahkan ada pasien usia 31 tahun sudah mengalami serangan jantung,” ungkapnya.

Untuk mendukung pelayanan, RSUD dr Sayidiman Magetan saat ini telah memiliki sejumlah fasilitas pemeriksaan jantung seperti EKG, echocardiography (ECHO), hingga treadmill test. Seluruh layanan tersebut juga dapat diakses menggunakan BPJS Kesehatan sesuai prosedur rujukan.

“Ke depan, kami juga sedang mempersiapkan alat holter untuk pemeriksaan rekam jantung 24 jam, khususnya untuk pasien dengan gangguan irama,” tambahnya.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk melakukan skrining jantung sejak usia 40 tahun, meskipun tanpa keluhan, guna mendeteksi dini potensi penyakit.

“Lebih baik tahu lebih awal daripada terlambat. Dan perlu diingat jantung itu hanya satu, dan harus dijaga setiap detaknya untuk menentukan kedepannya,” tutupnya. (Nd)

Advertisement

Pengaduan via WhatsApp?