
Magetan, Centralberitanews.com — Guna tingkatkan kualitas pelayanan untuk masyarakat, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Magetan hadir kembali dalam programnya “Polantas Menyapa”.
Sebuah kegiatan yang mengedepankan pelayanan humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dimana program tersebut menjadi salah satu upaya dalam mendukung Polres Magetan meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Dengan menghadirkan layanan informasi langsung kepada warga. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Samsat Kabupaten Magetan, pada Polantas Menyapa” yang digelar pada Jumat (14/11).
Dalam kesempatan itu, petugas Satlantas tampak berinteraksi langsung dengan masyarakat yang sedang mengurus administrasi kendaraan bermotor. Petugas memberikan arahan serta membantu proses pengisian dokumen agar berjalan cepat dan tepat.
Kasat Lantas Polres Magetan, AKP Ade Andini, S.T.K., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa kegiatan ini difokuskan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait alur resmi pengurusan SIM dan pembayaran pajak kendaraan.

Ia menilai masih banyak warga yang belum mengetahui prosedur yang benar sehingga kerap mengalami kendala saat mengurus dokumen.
“Kami ingin masyarakat memahami alur yang benar. Kalau tahu prosedurnya, semuanya bisa berjalan lebih mudah dan cepat,” ungkap Ade.
Selain membantu masyarakat dalam pengurusan administrasi, kegiatan ini juga menjadi sarana sosialisasi tertib berlalu lintas serta pengingat pentingnya membayar pajak kendaraan tepat waktu. Petugas turut menyampaikan pesan “Kami Tolak Pungli” sebagai wujud dukungan terhadap pelayanan publik yang bersih dan transparan.
AKP Ade Andini menambahkan, kegiatan Polantas Menyapa akan terus digelar secara berkelanjutan di berbagai titik pelayanan publik.
Demi tercipta hubungan harmonis antara petugas dan masyarakat, melalui kegiatan ini, Polres Magetan berharap pelayanan publik di lingkungan kepolisian dapat terus meningkat.
“Kami ingin masyarakat semakin dekat dengan Polantas. Harapannya, kehadiran kami bukan hanya sebatas pelayanan administratif, tetapi juga membangun kesadaran bersama untuk tertib dan aman di jalan,” Pungkasnnya. (*)


