
TNI AL-Kodaeral IX, Ambon (29/10/2026). centralberitanews.com – Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Dankodaeral) IX Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., M.H., menghadiri Forum Diskusi Pemanfaatan Sungai Wai Tomu yang digelar Kodam XV/Pattimura di Serambi Kehormatan Makodam XV/Pattimura, Ambon, Kamis (29/10).
Forum tersebut membahas penataan kawasan Sungai Wai Tomu, termasuk rencana pembangunan lahan parkir dan sentra usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dengan memperhatikan aspek administrasi, teknis, keselamatan, serta kelestarian lingkungan.
Kegiatan ini melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, akademisi, instansi teknis, tokoh masyarakat, lembaga swadaya masyarakat, dan insan pers sebagai wadah bertukar pandangan serta menyamakan persepsi mengenai pemanfaatan kawasan tersebut.
Dalam pemaparannya, Kapoksahli Pangdam XV/Pattimura Brigjen TNI Julius Jolly Suawa menjelaskan latar belakang, prosedur, dan perkembangan pembangunan lahan parkir serta sentra UMKM. Ia menyampaikan bahwa dokumen lingkungan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan telah diterbitkan.
Sementara itu, calon pelaku UMKM yang akan menempati kawasan tersebut direncanakan melalui proses seleksi dengan mempertimbangkan kebersihan, ketertiban, dan kelestarian lingkungan.
Ia juga menjelaskan bahwa pendanaan proyek bersumber dari sumbangan masyarakat kepada Pangdam XV/Pattimura, bukan dari APBN maupun dana hibah pemerintah.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Balai Wilayah Sungai Maluku Dr. Ir. Ruslan Malik memaparkan aspek teknis terkait kewenangan pengelolaan, kronologi korespondensi, serta hasil evaluasi terhadap sejumlah persoalan administrasi, hidraulika, keselamatan, dan fungsi sungai.
Ia menekankan pentingnya sinkronisasi dan komunikasi konstruktif antara Kodam XV/Pattimura dan Kementerian Pekerjaan Umum agar berbagai persoalan dapat dibahas sesuai ketentuan yang berlaku serta dipahami secara tepat oleh masyarakat.
Dukungan terhadap penataan kawasan Sungai Wai Tomu dan Pasar Mardika turut disampaikan mantan Gubernur Maluku ke-11 sekaligus mantan Danrem 174/Pattimura periode 1998–1999, Brigjen TNI (Purn.) Dr. Karel Albert Ralahalu. Ia berharap penataan tersebut dapat mendorong pengembangan destinasi wisata baru sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat Kota Ambon.
Kehadiran Dankodaeral IX dalam forum ini mencerminkan komitmen TNI AL untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan daerah. Dialog terbuka antarpemangku kepentingan diharapkan dapat mendorong penyelesaian persoalan secara konstruktif dengan tetap mengutamakan kepentingan publik, keselamatan, dan keberlanjutan lingkungan.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara persetujuan oleh pejabat dan tamu undangan yang hadir sebagai bagian dari tindak lanjut hasil diskusi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasdam XV/Pattimura, Danrem 151/Binaiya, Wali Kota Ambon, Danlanud Pattimura, Kapolresta Pulau Ambon dan PP Lease, Dandim 1504/Ambon, Rektor Universitas Pattimura, Kepala BWS Maluku, para asisten dan kepala dinas terkait, Aspidmil, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya. (@Dispen Kodaeral IX)
