Perluas Akses Pendidikan, Pemkab Magetan Melalui Dinas PU Rencanakan Pelaksanakan Pembangunan Sekolah Rakyat

Magetan, Centralberitanews.com —Pemerintah Kabupaten Magetan terus menunjukkan komitmen kuat dalam membangun sumber daya manusia unggul melalui percepatan pembangunan infrastruktur pendidikan.

Secara keseluruhan, pada September 2025, total terdapat 26 lokasi Sekolah Rakyat di Jawa Timur, dan setelah penambahan klaster baru, kabupaten Magetan dipastikan menjadi salah satu yang terpilih sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat (SR), program pendidikan unggulan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Dalam hal ini Pemkab Magetan menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum Kab. Magetan untuk segera merealisasikan pelaksanan dan proses teknis pembangunan Sekolah Rakyat di wilayah Magetan.

Kepala Dinas Muhtar Wakhid, melalui Kepala Bidang Cipta Karya, Rokhmat Zainuddin mengatakan, pihaknya memastikan kesiapan lahan serta tindak lanjut pembangunan sekolah tersebut dapat dilakukan dalam beberapa waktu mendatang.

“Alhamdulillah, Pemerintah Kabupaten Magetan telah merespons positif dan telah menyiapkan lahan yang direncanakan untuk pembangunan sekolah rakyat berada di Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Karangrejo, kabupaten Magetan,” ungkap Rokhmat.

Program Sekolah Rakyat merupakan inisiatif prioritas Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan memutus rantai kemiskinan.

Baca juga :  Sambangi warga Bhabin Bungko lor Polsek Kapetakan Polres Ciko melaui DDS.

Rencananya proyek ini akan didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), dan sementara pemerintah daerah bertanggung jawab dalam hal penyediaan lahan, pengurugan tanah, pelaksanaan pembangunan kelas, perekrutan peserta didik, serta penyiapan tenaga pendidik dan kependidikan dan lain sebagainya.

“Tentunya dari penjelasan perwakilan Direktorat Sarana Strategis Kementerian PUPR, lokasi yang diusulkan telah memenuhi persyaratan teknis dan tidak bermasalah,” ujarnya.

Advertisement

“Hanya saja perlu sedikit pembenahan agar lahan tersebut lebih siap dilaksanakan pembangunan tanpa adanya kendala berarti,” tambahnya.

Dalam hal ini PU sementara dibebani untuk pembebasan lahan yang saat ini masih berupa perkebunan tebu dan sebagian tanaman padi, dan itupun masih belum bisa dilakukan pengurugan semua lahan karena keterbatasan anggaran yang ada saat ini.

Menurut Rokhmat, ke depan perlu adanya komitmen dan kerja sama antara pemerintah daerah dalam menjalin sinergi dengan pemerintah pusat.

“Pada intinya pemerintah daerah harus memastikan kesiapan dan kerja sama baik dengan Kementerian Sosial dan Kementerian PUPR agar program Sekolah Rakyat agar pelaksanannya dapat berjalan lancar,” jelasnya.

Baca juga :  Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Sidoarjo Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Pahlawan

Dia menyebutkan dengan adanya dukungan seluruh pihak sehingga pelaksanaan program sekolah rakyat di Kabupaten Magetan diharapkan dapat segera terealisasi sebagai langkah nyata meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendidikan.

“Kami berharap manfaat dari pembangunan Sekolah Rakyat bisa segera dirasakan masyarakat Magetan, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.

Sekolah Rakyat di Kabupaten Magetan rencananya akan dibangun beberapa kelas jenjang SD, SMP dan SMA serta asrama untuk menampung bagi siswa yang mondok. (Nd)

Advertisement

Pengaduan via WhatsApp?