PJU Kabuh–Tapen Mulai Dikerjakan, 160 Titik Lampu Ditarget Rampung Akhir Oktober

JOMBANG,centralberitanews.com – Pembangunan Penerangan Jalan Umum (PJU) di ruas Kabuh–Tapen, Kabupaten Jombang, mulai menunjukkan progres di lapangan. Proyek yang menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat infrastruktur penerangan sekaligus mendukung konektivitas kawasan tersebut kini memasuki tahap pekerjaan fisik, mulai dari pembersihan lokasi, penggalian hingga pembangunan pondasi tiang PJU.

Ruas jalan Kabuh–Tapen menjadi salah satu jalur strategis karena berada pada kawasan yang diproyeksikan memiliki perkembangan aktivitas ekonomi dan industri. Kehadiran PJU di sepanjang jalur tersebut diharapkan tidak hanya mempercantik wajah infrastruktur jalan, tetapi yang lebih penting memberikan rasa aman bagi masyarakat dan pengguna jalan, terutama ketika melintas pada malam hari.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jombang Sugianto melalui Kepala Bidang Lalu Lintas, Yohan Kurnia, menjelaskan bahwa pekerjaan di lapangan telah dimulai sejak awal Agustus 2026. Memasuki minggu ketiga Agustus, sejumlah tahapan pekerjaan fisik terus dikebut, khususnya pembangunan pondasi pada titik-titik yang telah ditentukan.

“Sudah memasuki minggu ketiga. Mulai awal Agustus kemarin sudah di lapangan, dilakukan pekerjaan mulai dari pembersihan, penggalian, kemudian pondasi. Sekarang masih fokus di pondasi,” ujar Yohan Kurnia, Kamis (20/8/2026).

Menurutnya, pembangunan tersebut direncanakan mencakup sekitar 160 titik PJU sepanjang ruas Kabuh–Tapen. Dengan waktu pelaksanaan sekitar tiga bulan, pekerjaan ditargetkan dapat diselesaikan sesuai jadwal pada akhir Oktober 2026.

Baca juga :  Dankodiklatal : Perubahan Status Sebagai Bintara TNI AL Jadi Motivasi Tingkatkan Profesionalisme

Dari sisi pembiayaan, proyek tersebut dialokasikan melalui anggaran pemerintah daerah dengan nilai sekitar Rp1,6 miliar. Besarnya anggaran tersebut membuat proses pelaksanaan dan pengawasan pekerjaan menjadi bagian penting agar pembangunan benar-benar menghasilkan infrastruktur penerangan yang berfungsi optimal dan memiliki manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Pembangunan PJU tersebut berada pada jalur yang meneruskan jaringan penerangan yang telah tersedia sebelumnya. Dari kawasan prapatan Kabuh, jaringan PJU diarahkan ke timur hingga menuju perempatan yang mengarah ke Pasar Tapen.

Dengan demikian, pembangunan ini diharapkan tidak berhenti sebagai proyek pemasangan lampu semata, tetapi menjadi bagian dari kesinambungan sistem penerangan jalan pada jalur yang semakin ramai dilalui masyarakat maupun kendaraan angkutan.

Yohan menuturkan, keberadaan PJU semakin penting mengingat kawasan di sekitar jalur tersebut memiliki arah pengembangan sebagai kawasan industri. Penerangan jalan diharapkan dapat mendukung mobilitas kendaraan sekaligus meningkatkan aspek keselamatan pengguna jalan.

“Harapannya, dengan adanya PJU baru ini, karena di sana akan menjadi kawasan industri, begitu pekerjaannya selesai jalan di Kabupaten menjadi terang. Sehingga akses kendaraan menuju kawasan industri menjadi lebih aman dan selamat,” jelasnya.

Pengembangan kawasan industri tersebut juga memiliki keterkaitan dengan sejumlah jalur strategis di wilayah utara Kabupaten Jombang. Pemerintah daerah melihat konektivitas antarkawasan sebagai salah satu faktor penting yang harus diikuti dengan kesiapan infrastruktur pendukung, termasuk penerangan jalan.

Yohan menjelaskan, apabila mengacu pada tata ruang, kawasan industri tersebut mencakup sejumlah wilayah strategis, termasuk sepanjang Sungai Brantas, jalur dari arah Ploso menuju Kabuh hingga perbatasan Lamongan, serta jalur dari perempatan Kabuh menuju Tapen.

Baca juga :  Kaskoarmada II Terima Kunjungan Kerja Komandan PMPP TNI

Sementara itu, sejumlah ruas jalan lain yang menghubungkan Ploso dengan Kabuh maupun Ploso menuju Gedeg merupakan kewenangan jalan provinsi. Karena itu, pembangunan infrastruktur pendukung di setiap ruas juga harus disesuaikan dengan status dan kewenangan masing-masing jalan.

Dari sisi kondisi fisik jalan, ruas Kabuh–Tapen sendiri dinilai relatif telah memiliki lebar jalan yang memadai. Namun, masih terdapat beberapa titik yang membutuhkan perhatian lebih, terutama sejumlah jembatan yang dinilai perlu dilakukan pelebaran untuk menyesuaikan kebutuhan konektivitas dan perkembangan lalu lintas ke depan.

“Untuk wilayah Kabupaten, Kabuh–Tapen itu jalannya sudah lebar. Tinggal beberapa jembatan yang perlu dilebarkan,” terang Yohan.

Pembangunan 160 titik PJU tersebut menjadi pekerjaan yang cukup penting mengingat fungsi penerangan tidak hanya berkaitan dengan kenyamanan perjalanan, tetapi juga aspek keselamatan lalu lintas. Jalan yang terang akan membantu pengendara mengenali kondisi badan jalan, keberadaan kendaraan lain, persimpangan, maupun aktivitas masyarakat di sekitar jalur.

Terlebih, jika kawasan industri benar-benar berkembang sesuai rencana tata ruang, peningkatan intensitas kendaraan diperkirakan akan turut mengikuti. Mobilitas kendaraan pekerja, distribusi barang, hingga aktivitas ekonomi masyarakat akan membutuhkan dukungan infrastruktur jalan yang aman dan memadai.

Baca juga :  Jelang HUT ke-77 TNI, Jajaran TNI di Madiun Raya Ziarah di TMP Madiun

Karena itu, penyelesaian proyek PJU Kabuh–Tapen tidak hanya ditunggu dari sisi jumlah titik yang terpasang. Kualitas konstruksi pondasi, ketepatan pemasangan tiang dan jaringan, kualitas lampu, hingga keberfungsian seluruh titik setelah proyek dinyatakan selesai menjadi aspek yang tidak kalah penting.

Dengan target penyelesaian pada akhir Oktober, masyarakat kini menunggu sejauh mana progres pekerjaan tersebut dapat direalisasikan sesuai jadwal. Jika seluruh 160 titik PJU dapat terpasang dan berfungsi optimal, ruas Kabuh–Tapen diharapkan tidak hanya menjadi jalur yang lebih terang pada malam hari, tetapi juga semakin siap menunjang perkembangan kawasan dan aktivitas ekonomi di wilayah utara Kabupaten Jombang.

Pada akhirnya, pembangunan PJU tersebut harus dipandang sebagai investasi infrastruktur jangka panjang. Ketika kawasan industri dan mobilitas masyarakat terus berkembang, keberadaan penerangan jalan yang memadai menjadi salah satu unsur penting untuk memastikan pertumbuhan kawasan berjalan beriringan dengan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

Advertisement

Pengaduan via WhatsApp?