
TNI AL. Koarmada II. 1 Mei 2025, Centralberitanews.com – Dalam semangat mendukung perdamaian dan memperkuat diplomasi internasional, prajurit KRI Sultan Iskandar Muda (SIM)-367 yang tergabung dalam Satgas Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL turut ambil bagian dalam ajang lari internasional Beirut Marathon 2025 yang berlangsung di Beirut Water Front, Lebanon, Kamis (1/5).
Mengusung tema “One Spirit One Race”, kegiatan ini diselenggarakan oleh Beirut Marathon Association dengan tujuan membangun komunitas dan budaya lari di Lebanon, serta membawa pesan perdamaian, gaya hidup sehat, kepedulian lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan.
Beirut Marathon 2025 terbagi dalam beberapa kategori, yaitu Full Marathon (42 KM), Half Marathon (21 KM), 10K, dan Fund Run 5K. Rute perlombaan membawa para peserta melintasi garis pantai dan landmark ikonik di pusat kota Beirut, menawarkan pengalaman berlari yang unik di tengah suasana kota yang sarat akan sejarah dan budaya.
Dalam event tersebut, Satgas MTF TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL mengirimkan sebanyak 25 prajurit untuk berpartisipasi dalam kategori 10K. Sementara itu, Lettu Laut (P) Faisal Firmansyah mewakili Satgas dalam kategori Half Marathon, menunjukkan dedikasi dan semangat tinggi dari para prajurit TNI AL di kancah internasional.
Komandan KRI SIM-367 Letkol Laut (P) Anugerah Annurullah, selaku Dansatgas MTF TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL, juga turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa keikutsertaan prajuritnya bukan hanya untuk menjaga kebugaran fisik, tetapi juga sebagai wujud nyata profesionalisme TNI dan kontribusi terhadap upaya membangun kredibilitas misi perdamaian UNIFIL di Lebanon.
“Kehadiran kami di sini adalah bentuk partisipasi aktif TNI dalam diplomasi non-militer, menjalin hubungan baik dengan komunitas internasional, serta memperkenalkan wajah damai dan bersahabat dari Indonesia,” ujar Letkol Anugerah.
Partisipasi Satgas MTF dalam ajang ini menjadi simbol komitmen TNI dalam mendukung perdamaian dunia dan menunjukkan bahwa prajurit Indonesia tidak hanya tangguh di laut, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan internasional.
(Pen/2)


