
Tulungagung, Centralberitanews.com – Visitasi rumah sakit (RS) adalah proses evaluasi atau penilaian yang dilakukan oleh tim eksternal (misalnya dari Dinas Kesehatan atau lembaga akreditasi) untuk memastikan kualitas dan standar operasional suatu rumah sakit. Visitasi ini bertujuan untuk mengevaluasi berbagai aspek rumah sakit, termasuk fasilitas, SDM, pelayanan, dan kepatuhan terhadap standar yang ditetapkan. Kamis (24/4/2025) Sebagai upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan, RSUD Campurdarat menjalani proses visitasi kenaikan kelas menjadi Rumah Sakit Tipe C. Kegiatan ini dilakukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, didampingi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, DPMPTSP, serta organisasi profesi seperti PERSI dan IAI.

Kegiatan ini diawali dengan penyambutan di Aula RSUD Campurdarat, disertai paparan profil rumah sakit oleh Direktur RSUD Campurdarat, dr. Rio Ardona, MMRS. Dalam sambutannya, dr. Rio menegaskan bahwa kenaikan kelas rumah sakit merupakan langkah strategis untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan, terutama bagi masyarakat wilayah selatan Tulungagung.
“Kami tidak hanya menambah layanan, tetapi juga membangun sistem yang terintegrasi dan berbasis mutu. Harapan kami, status sebagai rumah sakit tipe C nantinya dapat memperkuat peran RSUD Campurdarat sebagai rumah sakit rujukan di kawasan ini,” ungkapnya.

Setelah pemaparan, tim visitasi melakukan peninjauan langsung ke berbagai unit pelayanan, mulai dari IGD, ICU, rawat inap, hingga penunjang medis dan manajemen rumah sakit. Proses ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh standar layanan, SDM, dan infrastruktur telah sesuai dengan kriteria rumah sakit tipe C.
Usai telusur lapangan, tim visitasi menyampaikan bahwa RSUD Campurdarat dinyatakan dapat melanjutkan ke proses tahapan selanjutnya dalam pengajuan kenaikan kelas. Hal ini menjadi penanda positif bahwa rumah sakit telah menunjukkan kesiapan yang memadai, baik secara pelayanan, tata kelola, maupun komitmen pengembangan ke depan.
Ketua tim visitasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, dr. Ana Herawati, MMRS, menyampaikan apresiasi terhadap kesiapan RSUD Campurdarat. Ia menambahkan bahwa rumah sakit ini memiliki potensi besar untuk tumbuh sebagai penyedia layanan kesehatan rujukan yang strategis di wilayah selatan Kabupaten Tulungagung.
“Dengan semangat perbaikan berkelanjutan yang ditunjukkan oleh tim manajemen, kami yakin RSUD Campurdarat berada di jalur yang benar menuju rumah sakit tipe C,” ujarnya.
Kami berharap masyarakat akan paham bahwa RSUD CAMPURDARAT dr. Karneni tidak bisa menerima pasien Rawat Inap jika kapasitas ruang rawat inap sudah penuh dan tenaga medis yang terbatas karena ada SOP yang harus dipatuhi. Salah satunya demi penanganan dan pelayanan pasien. Banyak keluarga pasien yang beranggapan bahwa walaupun kapasitas rawat inap RSUD sudah penuh yang penting pasien bisa menjalani rawat inap dengan pelayanan yang seadanya (bisa membawa tempat tidur sendiri dari rumah).
Dengan visitasi ini akan meningkatkan mutu pelayanan, SDM, serta sarana dan prasarana sehingga bisa melayani lebih banyak pasien.
Visitasi diakhiri dengan sesi diskusi dan dokumentasi bersama seluruh tim. RSUD Campurdarat menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pelayanan dan memenuhi seluruh persyaratan administratif hingga proses rekomendasi resmi dapat diterbitkan.


