

Polres Kuningan Polda Jabar. Centralberitanews.com – Dipimpin langsung oleh Kapolsek Cigugur, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Abdul Majid, S.H.
Sejumlah anggota polisi melakukan kegiatan bersih-bersih di Gereja Kristus Raja Kelurahan Cigugur Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan yang merupakan tempat peribadatan umat kristiani.
Bakti sosial (Baksos) sebagai rangkaian kegiatan peringatan Hari Bhayangkara ke-77 tahun 2023 tersebut dilakukan dengan penuh semangat mulai dari pukul 08.30 WIB hingga 11.00 WIB.
Kegiatan tersebut mendapatkan apresiasi dari para pengurus gereja setempat karena tempat ibadahnya mendapatkan sentuhan dari penegak hukum.
“Kami ucapkan terima kasih karena jajaran kepolisian telah ikut membantu membersihkan gereja,” ucap Wakil Ketua Paroki Gereja Kristus Raja Kelurahan Cigugur, Paulus Parman didampingi Pastur Bonifasius Haryo, Kamis (22/06/2023).
Ia mendoakan agar jajaran kepolisian khusus Polsek Cigugur, semakin dikuatkan semangatnya.
Sehingga menjadi pelindung bangsa termasuk mampu melayani banyak masyarakat kota kuda.
Dan pihaknya pun siap bekerja sama dengan Polri dalam mendukung Negara Kesatuan Repubik Indonesia.
Kapolres Kuningan, AKBP Willy Andrian, S.H., S.I.K melalui Kapolsek Cigugur, AKP Abdul Majid, S.H. Menyebutkan, bahwa pihaknya menggelar kegiatan baksos di dua tempat berbeda.
Yakni, melakukan bersih-bersih di Gereja Kristus Raja dan memberikan paket sembilan bahan pokok (Sembako) kepada dua orang marbot Masjid Al Jihad Kelurahan Cigugur.
Tujuan dari kegiatan baksos tersebut adalah membangun sikap toleransi dan silaturahmi kepada seluruh komponen umat beragama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Sekaligus memberikan sentuhan dari Polsek Cigugur pada masyarakat yang berada di wilayah hukum Polsek Cigugur.
Diharapkan dengan langkah tersebut, masyarakat Kecamatan Cigugur terus menjaga kerukunan atau toleransi beragama.
Karena sangatlah penting dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa sebagai wujud cinta tanah air.
Pasalnya, sikap menjaga Bhineka Tunggal Ika atau berbeda-beda tapi satu jua dengan hidup saling menghargai dan menghormati terhadap sesama di lingkungan masyarakat.
Akan menciptakan kamtibmas yang bagus, suasana kondusif atau damai serta berdampak terhadap kemajuan pembangunan.
“Mari kita jaga kerukunan umat beragama. Seluruh warga jangan mudah terprovokasi dengan berita hoaks atau tidak melakukan hal-hal kurang terpuji,” tutur Kapolsek.
Nurhari


