Semarakkan Hari Pangan Sedunia dan Hari Jadi ke-821 Tulungagung, Kecamatan Bandung Gelar Gerakan Pangan Murah

TULUNGAGUNG, Centralberitanews.com – Pemerintah Kecamatan Bandung menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) atau Bazar Pangan Murah di halaman Kantor Kecamatan Bandung pada Kamis (5/11/2026). Kegiatan ini diselenggarakan guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, serta menekan laju inflasi daerah.

​Acara yang terbuka untuk umum ini berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Pelaksanaan GPM digelar secara khusus untuk menyemarakkan peringatan Hari Pangan Sedunia sekaligus Hari Jadi ke-821 Kabupaten Tulungagung.

​Sejak pagi, halaman Kantor Kecamatan Bandung telah dipadati warga yang antusias untuk mendapatkan berbagai komoditas kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Berbagai bahan pangan seperti beras, minyak goreng, telur ayam, cabai, bawang, hingga produk olahan UMKM dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat.

​Camat Bandung melalui Sekretaris Camat Bandung, Muyanto, M.Pd., menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat sangat tinggi dalam memanfaatkan momentum penjualan pangan murah ini.

​”Masyarakat sejak pagi sangat antusias untuk membeli kebutuhan pangan murah. Semua harga komoditas yang dijual di sini berada di bawah harga pasar. Meskipun lokasi kami dekat dengan Pasar Bandung, nyatanya sejak pagi ramai sekali, bahkan ada barang yang baru datang langsung diserbu warga hingga habis,” ujar Camat Bandung melalui Sekretaris Camat Bandung, Muyanto, M.Pd.

​Lebih lanjut, Camat Bandung melalui Sekretaris Camat menjelaskan bahwa pasokan komoditas pangan ini terwujud berkat kolaborasi antara Perum Bulog dan para pelaku UMKM lokal. Untuk komoditas beras, pihak Bulog mendistribusikan 200 sak beras. Sementara itu, produk kebutuhan lain seperti sayuran segar dan olahan ikan asap dihadirkan langsung dari UMKM setempat, termasuk UMKM Desa Suko.

Baca juga :  Polres Ngawi Gagalkan Peredaran Narkoba Jenis Sabu Senilai 3 Miliar

​Selain menggelar bazar murah, Camat Bandung melalui Sekretaris Camat juga memberikan imbauan penting terkait ketahanan pangan mandiri bagi warga Kecamatan Bandung.

​”Karena kegiatan GPM tidak mungkin dilaksanakan setiap hari, kami mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan sempit di pekarangan rumah. Jika tidak memiliki halaman, warga dapat memanfaatkan media polybag untuk menanam tanaman kebutuhan sehari-hari seperti cabai dan sayuran. Harapan kami tidak ada lahan yang menganggur, sehingga kebutuhan harian dapat terpenuhi dari hasil tanaman sendiri,” tambahnya.

​Masyarakat setempat mengapresiasi langkah Pemerintah Kecamatan Bandung dalam menggelar kegiatan tersebut. Warga berharap program serupa dapat diselenggarakan secara berkala demi menjamin keterjangkauan harga kebutuhan pokok di wilayah Kecamatan Bandung.

Advertisement

Leave a Reply