Srikandi Bareng Korban Dugaan Galian C Ilegal Akan Sambut Jokowi dengan Aksi Demo

screenshot 2023 05 22 15 48 36 790 com.whatsapp

screenshot 2023 05 22 15 48 36 790 com.whatsapp

Mojokerto – centralberitanews.com – Serikat Konservasi Lingkungan Hidup (SRIKANDI) Indonesia akan menyambut kunjungan kerja (Kunker) Presiden Jokowi ke Mojokerto dengan Aksi Demo

Ia menegaskan sikap menolak terhadap aktivitas pertambangan galian C yang diduga ilegal yang menjamur di wilayah Kabupaten Mojokerto. Hingga saat ini, belum ada tindakan tuntas dan tegas yang dilakukan oleh aparat penegak hukum maupun pemerintah setempat terkait masalah ini.

Dalam menghadapi situasi ini, SRIKANDI Indonesia bersama dengan masyarakat setempat berencana untuk melaksanakan Aksi Penyampaian Pendapat secara damai pada tanggal 23 Mei 2023 di saat Kunjungan kerja Orang Nomor Satu di Indonesia tersebut ke Wilayah Mojokerto

Ketua SRIKANDI, Sumartik akan melibatkan sekitar 50 orang anggota SRIKANDI. Selain itu, masyarakat yang turut prihatin terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh pertambangan galian C ilegal. Aksi tersebut direncanakan akan dilakukan di Stadion Gajah Mada – Banyu Panas Padusan Pacet, yang juga merupakan lokasi kehadiran Presiden Joko Widodo.

“Kami sudah buntu, satu-satunya jalan kami akan sampaikan ke Presiden Jokowi agar menindak tegas pelaku galian C ilegal di yang kian hari menjamur di wilayah Mojokerto,” ungkap Sumartik.

Baca juga :  Kauseri Agama Teguhkan Iman dan Takwa Prajurit Koarmada II

Dalam upaya menyampaikan pesan kepada Presiden Jokowi, SRIKANDI Indonesia mendesak agar orang nomor Satu di Indonesia menindak tegas terhadap pelaku pertambangan galian C ilegal ini. Kegiatan tersebut telah merusak lingkungan dan kerap kali tidak mendapat respons yang memadai dari aparat penegak hukum. Dalam konteks kunjungan kerja Presiden ke Kabupaten Mojokerto yang direncanakan pada tanggal 23-26 Mei 2023, SRIKANDI Indonesia berharap bahwa isu ini menjadi salah satu perhatian khusus yang dibahas dalam kunjungan tersebut.

Sumartik menyampaikan kekhawatiran dan keprihatinan atas kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh aktivitas pertambangan galian C ilegal di wilayah tersebut.

Advertisement

“Pertambangan galian C ilegal telah merusak sumber daya alam dan mengancam keberlanjutan lingkungan di Kabupaten Mojokerto.Oleh karena itu, SRIKANDI Indonesia dan masyarakat setempat berharap agar pemerintah dan aparat penegak hukum dapat mengambil langkah-langkah yang tegas untuk menangani masalah ini, guna melindungi lingkungan hidup dan masyarakat setempat,” tegas Sumartik.

SRIKANDI Indonesia dan masyarakat berharap pesan mereka dapat didengar dan diperhatikan oleh Presiden Jokowi. Mereka menantikan tindakan nyata dalam menindak pelaku pertambangan galian C ilegal serta penegakan hukum yang lebih kuat terhadap aktivitas tersebut.

Baca juga :  Pastikan arus lalin lancar, personel Polsek Lemahwungkuk Ciko turun ke jalan raya.

“Kegiatan pertambangan galian C ilegal telah berdampak negatif yang signifikan terhadap lingkungan dan masyarakat di Kabupaten Mojokerto. Ekosistem yang kaya dan sumber daya alam yang berlimpah di wilayah ini terancam keberadaannya. Hilangnya hutan, kerusakan tanah, pencemaran air, serta dampak negatif lainnya telah mempengaruhi kehidupan masyarakat setempat yang bergantung pada lingkungan sekitar mereka,” tuturnya.

SRIKANDI Indonesia mengajak masyarakat untuk bergabung dalam aksi tersebut. Bersama-sama, mereka ingin menyampaikan pesan bahwa perlindungan lingkungan adalah tanggung jawab bersama dan harus menjadi prioritas dalam pembangunan berkelanjutan.

Dalam pernyataan sikap ini, Ketua SRIKANDI Indonesia, Sumartik, menegaskan komitmen dari organisasi dan masyarakat setempat untuk melindungi lingkungan hidup dan menghentikan aktivitas pertambangan galian C ilegal. Dia mengajak semua pihak yang peduli terhadap kelestarian alam untuk bersatu dan mendukung upaya perlindungan lingkungan yang lebih baik

 

By : Red

Advertisement

Pengaduan via WhatsApp?