Terik Matahari Menyatukan Prajurit dan rakyat

Gresik, centralberitanews.com  – Terik matahari seakan menembus kulit. Namun, di tengah debu, suara adukan semen, palu dan gergaji, para prajurit Yonif 500/Sikatan yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke-128 Gresik tetap bekerja tanpa henti bersama warga.
‎
‎Sejak pagi, mereka memacu pekerjaan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) milik Ibu Sumani. Keringat membasahi seragam loreng para prajurit.
‎
‎Tangan-tangan warga yang ikut membantu pun tampak mulai memerah karena terus mengangkat bata dan pasir di Rutilahi milik Sumani, Dusun Slempit, Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Jumat (08/05/2026).
‎
‎Tidak ada yang mengeluh, mereka seolah berlomba dengan waktu agar rumah sederhana itu segera berdiri lebih layak untuk dihuni.
‎
‎Sesekali terdengar candaan kecil di sela pekerjaan. Terlihat candaan iti muncul disaat Ibu Sumani menyuguhkan iar putih dingin dan kue ke prajurit dan warga yang membantu.
‎
‎Namun setelah itu, mereka kembali sibuk mengaduk semen, memasang bata, hingga merapikan bagian rumah yang mulai berubah bentuk.
‎
‎”Ini sudah tugas kami membantu rakyat. Tidak sekat antara kami dengan rakyat, ” kata Sertu Rudi.
‎
‎Bagi Ibu Sumani, pemandangan itu bukan sekadar pembangunan rumah. Di matanya, ada ketulusan yang sedang bekerja di depan halaman rumahnya.
‎
‎“Rumah saya dulu banyak bocor dan rapuh. Alhamdulillah saya bersyukur bisa mendapatkan rumah baru dari Pak TNI,” kata Sumani.
‎
‎Program TMMD ke-128 bukan hanya menghadirkan pembangunan fisik di Desa Slempit. Kebersamaan antara TNI dan warga menjadi pemandangan yang menghidupkan kembali semangat saling membantu di tengah masyarakat. ( Penrem 084/BJ )
‎

Advertisement

Pengaduan via WhatsApp?