UHT Jadi Pusat Kolaborasi Teknologi Maritim Internasional, Waka BRIN Buka Sesi Keynote Speaker Hari Ke-3 MARTEC 2026

SURABAYA, centralbetutanees.vom  — Wakil Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksamana Madya (Purn) Prof. Dr. Ir. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., DESD, IPU, ASEAN Eng., menjadi keynote speaker pertama dalam International Conference on Marine Technology (MARTEC) 2026 yang digelar di Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya, Kamis (8/10/2026).

Namun, sebelum menyampaikan materi di hadapan peserta konferensi, Amarulla terlebih dahulu diterima oleh Rektor UHT Laksamana Muda (Purn) Dr. Ir. Avando Bastari, M.Phil., M.Tr.Opsla., IPM., ASEAN Eng., di Ruang Rektor UHT.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Dalam kesempatan tersebut, Rektor UHT menyerahkan buku karyanya berjudul “Geostrategi Maritim Indonesia: Menguatkan Budaya, Mengarahkan Kebijakan, Mengukuhkan Ketahanan” kepada Amarulla Octavian.
Buku tersebut diserahkan sebagai cenderamata sekaligus bentuk apresiasi atas kehadiran Waka BRIN dalam rangkaian MARTEC 2026.

Usai diterima di Ruang Rektor, Amarulla kemudian menuju GSG (Gedung Serba Guna) Ganesa UHT, tempat pelaksanaan MARTEC 2026.

Dalam sesi keynote tersebut, Dewi Casmiwati, S.IP., M.Si., Ph.D., bertindak sebagai moderator yang memandu jalannya sesi.

Baca juga :  Hiu Muda Dikmata TNI AL XLII Gelombang 2, Tuntaskan Materi Renang Laut dan Berlayar

Amarulla membawakan materi bertajuk “Marine Technology Research and Innovation for the Sustainable Development of Coastal Areas and Small Islands.”

Materi tersebut mengangkat pengembangan teknologi dan inovasi kelautan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.

Sejumlah isu yang dibahas meliputi perlindungan kawasan pesisir, restorasi ekosistem, akuakultur berkelanjutan, penyediaan air bersih bagi masyarakat pulau kecil, energi terbarukan laut, konektivitas maritim hingga pengelolaan sampah laut.

Advertisement

Robotik Bawah Air Dorong Inovasi Maritim
Perkembangan teknologi robotik juga menjadi gambaran penting dalam perkembangan teknologi kelautan yang berkaitan dengan MARTEC 2026.

Dokumen teknologi yang menjadi bagian dari konteks forum tersebut menunjukkan pengembangan robot bawah air untuk inspeksi dan pembersihan lambung kapal, termasuk hull cleaning, niche area cleaning, dan inspeksi bawah air.

Dokumen tersebut juga memuat pengembangan AI-based autonomous robotic system untuk pembersihan hull fouling dan pemeliharaan coating, serta robot bawah air otonom dengan kemampuan smart mapping dan proactive cleaning.

Salah satu robot yang ditampilkan memiliki kemampuan beroperasi pada kedalaman 0 hingga 20 meter, dilengkapi kamera depan dan belakang untuk kebutuhan inspeksi, serta dapat digunakan untuk pembersihan lambung kapal dan area tertentu menggunakan water jet.

Baca juga :  SUBSATGAS DOKKES OMB AGUNG 2023-2024 Polres Tabanan Laksanakan Pelayanan Kesehatan kepada Personil OMB

Teknologi tersebut menunjukkan bagaimana robotika semakin diarahkan untuk mendukung keselamatan, efisiensi dan keberlanjutan dalam aktivitas kelautan. Dalam dokumen tersebut, teknologi hull cleaning juga dikaitkan dengan manfaat berupa keberlanjutan, keselamatan serta pengurangan konsumsi bahan bakar kapal.
Kehadiran Waka BRIN sebagai keynote speaker menjadi momentum bagi UHT untuk memperkuat pertukaran pengetahuan dan kolaborasi riset di bidang teknologi kelautan.

Melalui MARTEC 2026, UHT mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi dan pemangku kepentingan untuk membahas perkembangan teknologi maritim serta berbagai tantangan pembangunan kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil.

Forum internasional tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat kolaborasi dan mendorong lahirnya inovasi teknologi kelautan yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung pembangunan maritim yang berkelanjutan.

Advertisement

Pengaduan via WhatsApp?