
TNI AL. Koarmada II. 17 April 2026, centralberitanews.com – Unsur operasi Guspurla Koarmada II, KRI Lumba-Lumba-881 menunjukkan respon cepat dalam menangani kejadian kedaruratan laut terhadap KM Harapan Jaya yang mengalami kebocoran di perairan Sei Pancang, Jumat (17/4).
KM Harapan Jaya (GT 5) berbendera Indonesia milik H. Emy tersebut diketahui berlayar dari Tawau menuju Sei Pancang dengan muatan berupa 1.400 pack beras dan 600 pack air mineral. Namun dalam perjalanan, kapal mengalami gangguan mesin yang berujung pada kebocoran lambung. Upaya pengurasan air menggunakan pompa alkon tidak berhasil setelah alat tersebut terbakar, sehingga air terus masuk dan kapal akhirnya dalam kondisi hampir tenggelam.
Menindaklanjuti informasi kedaruratan yang diterima, KRI Lumba-Lumba-881 segera melaksanakan peran sekoci dengan mengerahkan RHIB menuju lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, tim segera melaksanakan asistensi terhadap kapal yang mengalami musibah dengan melakukan penarikan menuju daratan terdekat guna mencegah kerusakan lebih lanjut.
Berkat kesigapan dan profesionalisme prajurit, KM Harapan Jaya berhasil ditarik ke daratan dalam kondisi aman. Seluruh awak kapal, yakni Sanu selaku nakhoda, berhasil diselamatkan tanpa korban jiwa. Meski demikian, seluruh muatan kapal dilaporkan hanyut terbawa arus laut.
Terpisah, Danguspurla Koarmada II Laksma TNI Endra Hartono menyampaikan bahwa kegiatan pertolongan ini merupakan wujud nyata kesiapsiagaan prajurit TNI AL dalam melaksanakan tugas kemanusiaan di laut, sekaligus sebagai implementasi perintah Pangkoarmada II, Laksda TNI I G. P. Alit Jaya, S.H., M.Si., agar setiap unsur yang berada di jajaran Koarmada II senantiasa sigap, profesional, dan responsif dalam membantu masyarakat maritim serta menjaga keselamatan di wilayah perairan Indonesia.
(Pen/2)


