
Surabaya, centralberitanews.com – Persatuan bukan sekadar semboyan, melainkan kekuatan yang harus diwujudkan melalui kepedulian, kebersamaan, dan aksi nyata untuk membangun masa depan bangsa. Semangat inilah yang ditekankan Komandan Korem (Danrem) 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Kohir, saat memberikan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada Forum Mahasiswa Nusa Tenggara Timur (FMNTT) dengan tema “Bersatu dalam Sumpah, Bergerak untuk NTT” di Auditorium MR. Soemantri Lantai 3, Universitas Dr. Soetomo (Unitomo), Surabaya, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda tersebut menjadi momentum penting untuk menanamkan kembali nilai-nilai persatuan dan nasionalisme di kalangan mahasiswa. Di tengah keberagaman suku, budaya, dan latar belakang, generasi muda diharapkan mampu menjadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk saling melengkapi, bukan alasan untuk terpecah belah.
Dalam penyampaian materinya, Brigjen TNI Kohir menekankan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai generasi penerus bangsa sekaligus calon pemimpin masa depan. Menurutnya, semangat Sumpah Pemuda harus diwujudkan melalui sikap saling menghormati, menjaga persaudaraan, meningkatkan kualitas diri, serta berkontribusi positif bagi masyarakat. Wawasan kebangsaan, lanjutnya, bukan hanya dipahami sebagai pengetahuan, tetapi harus tercermin dalam perilaku sehari-hari.
Danrem juga mengajak mahasiswa Nusa Tenggara Timur yang sedang menempuh pendidikan di Surabaya untuk terus menjaga kekompakan dan memperkuat solidaritas, tanpa melupakan akar budaya serta tanggung jawab terhadap daerah asal. Menurutnya, keberhasilan menempuh pendidikan hendaknya tidak berhenti pada pencapaian pribadi, tetapi menjadi bekal untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan ikut mendorong kemajuan NTT. Semangat “Bersatu dalam Sumpah, Bergerak untuk NTT” diharapkan menjadi dorongan bagi mahasiswa untuk berani berkarya, berinovasi, dan menghadirkan perubahan positif.
Suasana kebersamaan dalam kegiatan tersebut turut diperkuat dengan kehadiran Wakil Rektor III Unitomo, Dr. Ir. Suyanto, M.M., M.E.; Danramil 0830-10/Sukolilo, Mayor Arm Iman Yulianto; Pembina FMNTT Surabaya, dr. Billy Daniel Messak, Sp.B; Ketua FMNTT Surabaya, Vasko, yang juga menjabat Sekjen Aliansi Mahasiswa Surabaya (ABS); Presiden Mahasiswa Unitomo, Fira; serta mahasiswa Nusa Tenggara Timur yang tergabung dalam FMNTT. Kehadiran unsur TNI, akademisi, dan organisasi mahasiswa tersebut mencerminkan pentingnya membangun komunikasi dan kolaborasi dalam membina generasi muda yang berkarakter kebangsaan.
Melalui kegiatan Wasbang ini, Korem 084/Bhaskara Jaya mendorong mahasiswa agar tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, semangat gotong royong, dan tanggung jawab kebangsaan. Mahasiswa diharapkan mampu menjadi jembatan persaudaraan antardaerah, menjaga persatuan di tengah dinamika kehidupan bermasyarakat, serta memanfaatkan ilmu pengetahuan dan pengalaman selama di perantauan untuk mendukung kemajuan daerah masing-masing.
Kegiatan ini menegaskan bahwa menjaga keutuhan bangsa merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan peran aktif seluruh elemen, termasuk generasi muda. Dengan semangat Sumpah Pemuda, Danrem 084/Bhaskara Jaya berharap mahasiswa NTT terus menjaga persaudaraan, memperkuat persatuan, dan bergerak melalui karya nyata demi masa depan Nusa Tenggara Timur yang lebih maju serta Indonesia yang semakin kuat dan bersatu.
(Penrem084).
