Rapat Paripurna DPRD Jombang: Bupati Warsubi Paparkan LKPj 2025 dengan Capaian Pembangunan yang Kian Menguat.

JOMBANG,centralberitanews.com — Bupati Jombang, Warsubi, S.H., M.Si., bersama Wakil Bupati Salmanudin, S.Ag., M.Pd., secara bergantian menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Jombang, Kamis (26/3/2026). Penyampaian ini menjadi penanda evaluasi tahun pertama pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.

Dalam pidatonya, Bupati Warsubi memaparkan berbagai capaian strategis yang menunjukkan arah pembangunan Jombang berada pada jalur positif. Salah satu indikator utama, yakni Indeks Pembangunan Manusia (IPM), mengalami peningkatan signifikan menjadi 76,37 dari sebelumnya 75,67.
“Kenaikan ini mencerminkan bahwa kualitas pembangunan manusia di Kabupaten Jombang terus membaik. Kebijakan yang kami jalankan di sektor pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial berjalan sesuai rencana,” ujar Warsubi di hadapan pimpinan dan anggota DPRD.

Tak hanya itu, sektor ekonomi juga menunjukkan performa menggembirakan. Pertumbuhan ekonomi Jombang tercatat sebesar 5,34 persen, naik 0,19 poin dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian ini turut diiringi dengan semakin terkendalinya ketimpangan pendapatan, yang ditunjukkan melalui angka Gini Ratio sebesar 0,302—lebih rendah dari rata-rata Provinsi Jawa Timur.

Baca juga :  Pererat Kebersamaan dan Kerukunan, Pangkoarmada II Hadiri Simakrama dan Upanayana Mahasiswa Hindu Surabaya

Di bidang infrastruktur, Pemerintah Kabupaten Jombang berhasil melampaui target Indeks Pembangunan Infrastruktur (IPI) dengan capaian 0,7197. Berbagai proyek strategis telah direalisasikan, terutama perbaikan akses jalan di wilayah terdampak banjir seperti ruas Blimbing–Gudo dan Ceweng–Kalianyar, yang kini semakin menunjang mobilitas masyarakat dan distribusi ekonomi.

Sementara itu, penguatan ekonomi berbasis desa menjadi salah satu fokus utama melalui program unggulan “1 Dusun 1 Wira Usaha Baru (WUB)”. Program ini dirancang untuk menekan angka kemiskinan dengan memberikan pelatihan, dukungan sarana prasarana, serta bantuan permodalan yang disesuaikan dengan potensi lokal masing-masing wilayah.

Komitmen terhadap perlindungan sosial juga terus diperkuat. Sepanjang tahun 2025, Pemkab Jombang telah menyalurkan bantuan iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi 13.500 petani tembakau dan pekerja rentan melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

“Kami juga melakukan pendampingan legalitas terhadap 302 Koperasi Desa Merah Putih sebagai bentuk dukungan konkret terhadap program pemerintah pusat dalam memperkuat ekonomi kerakyatan,” imbuhnya.

Di sisi lain, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) menunjukkan hasil signifikan dengan pertumbuhan mencapai 31,9 persen, terutama dari sektor pajak daerah. Pemerintah Kabupaten Jombang juga memberikan dukungan penuh terhadap program nasional, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Baca juga :  Dandim 0804/Magetan Hadiri Apel Akbar Persiapan Masa Tenang Pemilu 2024

Menutup penyampaiannya, Bupati Warsubi menegaskan bahwa seluruh kebijakan strategis yang diambil selama tahun 2025 merupakan tindak lanjut dari berbagai rekomendasi DPRD pada tahun sebelumnya.

“LKPj ini merupakan potret awal dari upaya kami mewujudkan visi ‘Jombang Maju dan Sejahtera untuk Semua’. Kami berharap dukungan, masukan, dan rekomendasi dari DPRD demi penyempurnaan tata kelola pemerintahan ke depan,” pungkasnya.

Rapat paripurna yang berlangsung dalam suasana hangat Idul Fitri 1447 Hijriah ini turut dihadiri jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, pimpinan perangkat daerah, serta tokoh masyarakat. Setelah penandatanganan berita acara dan penyerahan LKPj, acara ditutup dengan kegiatan halal bihalal, di mana seluruh hadirin saling bersalaman sebagai simbol kebersamaan dan saling memaafkan.

Advertisement

Pengaduan via WhatsApp?